Dandim Ajak Umat Maknai Hari Raya Galungan & Kuningan Dalam Arti Lebih Luas - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Selasa, 31 Oktober 2017

Dandim Ajak Umat Maknai Hari Raya Galungan & Kuningan Dalam Arti Lebih Luas

Jembrana Balikini.Net - Dalam menyambut perayaan hari suci Galungan dan Kuningan tahun ini Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Kav Djefri Marsono Hanok (31/10) mengajak seluruh anggota beserta jajarannya bahkan kepada segenap umat Hindu yang ada untuk lebih memaknai esensi dari rangkaian hari raya Galungan dan Kuningan karena hari suci ini bagi umat Hindu merupakan satu momentum kemenangan perang antara dharma (kebenaran) melawan adharma (kejahatan).

"Berbicara perang, dalam realitanya TNI juga merasa ikut ambil bagian dalam ranah ini, yakni menegakkan kebenaran dan keadilan dalam membala bangsa tentunya. Sedari itu, mari jadikan momentum umat Hindu ini untuk meningkatkan kualitas dan memotivasi diri untuk selalu hidup dalam ketekunan bekerja dengan tidak melupakan keselamatan diri maupun lingkungan, karena perang yang terberat sesungguhnya adalah melawan diri kita sendiri," ujarnya.

Menurutnya, umat Hindu perlu merenungkan makna Galungan dalam arti luas, yakni secara sadar bahwa semua anugerah yang dilimpahkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Kuasa) selama ini dapat mendorong umat untuk lebih meningkatkan perbuatan baik (Dharma).

Lebih lanjut dikatakannya, berbicara kemenangan, hal yang paling penting menurutnya adalah dimana seluruh makhluk haruslah bekerja sama dalam melakukan kebajikan disini hingga dari sinilah rasa aman dan damai memperoleh pijakan yang sangat kuat. Manusia di bumi haruslah mewujudkan kedamaian itu, bermula dari dirinya, lalu keluarga dan lingkungan masyarakat, hingga menyebar ke seluruh persada bumi, bahkan ke seluruh jagad raya dan berlanjut hingga ke negeri kekal di akhirat (nirvana) nantinya sesuai tujuan akhir Hindu ialah pencapaian kedamaian (santih). Kedamaian adalah bermula dari jiwa manusia dan manusia tidak akan menemukan kedamaian kalau ada cekcok atau terjadi perselisihan, bahkan ia sirna saat terjadi sengketa, walau dengan diri sendiri. Karena itu, rasa persatuan atau kesatuan kepribadian maupun kerukunan diawali dari setiap individu haruslah dapat diwujudkan. Persatuan dan kerukunan sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, sebab terciptanya persatuan dan kerukunan dalam suatu negara akan menjadikan rakyat nyaman dan tenteram dalam bekerja, menuntut ilmu, melaksanakan ajaran agama, melaksanakan pembangunan dan lain sebagaianya.

"Banyak hal yang dapat dimaknai dalam momentum ini, diantaranya jadikan perayaan Galungan dan Kuningan ini termasuk dalam menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai interaksi dari wujudnya persatuan dan kesatuan tadi. Hingga menjadi benar seperti apa yang dikatakan, bersama Rakyat TNI kuat memang demikan adanya demi terciptanya perdamaian (santih) dalam berbagai aspek kehidupan," jelas Dandim.

"Akhirnya, Dandim 1617/Jembrana beserta seluruh jajaran mengucapkan Selamat merayakan hari suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu," tutupnya. (JMS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net