Dinsos Bangli Makamkan Jenasah Terlantar - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Jumat, 13 Oktober 2017

Dinsos Bangli Makamkan Jenasah Terlantar

Bangli,Balikini.Net--Jenasah yang beridentitas Wiliam R. Reka Tompessy (45) asal Ambon Maluku itu meninggal karena sakit di sebuah rumah sakit di Bangli akhir Agustus lalu. Oleh Dinsos Bangli jenasah tersebut dimakamkan di kuburan negara yang berada didekat Kuburan  Banjar Adat Kawan Bangli Jumat (13/10/2917).

Menurut Kepala Dinas sosial Kabupaten  Bangli Nengah Sukarta mengatakan, pihaknya menangani jenasah terlantar tersebut setelah mendapat laporan dari seorang warga di Desa Tamanbali yang menjadi penjamin Reka Tompessy sekitar dua minggu lalu.Sebelumnya sudah sempat menghubungi pihak Rutan di Klungkung. Mengingat yang bersangkutan merupakan warga binaan dan sedang menjalani cuti bersyarat. Namun oleh pihak rutan jenasah Reka Tompessy dinyatakan bukan tanggung jawab lembaga tersebut. Selain itu Sukarta juga mengatakan pihaknya sempat berupaya menghubungi pihak keluarga yang bersangkutan di tanah asalnya di Ambon menyampaikan bahwa keluarga yang ditahan di Bali meninggal dunia karena sakit. “Tapi pihak keluarga tidak mau mengurusnya dan  sudah melepas dia,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan ,d engan adanya dokumen-dokumen pendukung sebagai syarat yang bersangkutan  tidak punya siapa-siapa, yang bersangkutan akhirnya dikategorikan sebagai orang terlantar.  Karena terlantar dan meninggal di Bangli, maka tentunya jenasah Reka Tompessy kini menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Kabupaten Bangli"ujarnya.

Lanjut Sukarta mengatakan, sesuai hasil rapat yang digelarnya Selasa lalu, jenasah pria asal Ambon itu dimakamkan di kuburan negara. Prosesi pemakaman dilakukan sesuai agama yang bersangkutan yakni Kristiani. Untuk memakamkan Dinas sosial juga sudah menyampaikan izin ke Kelian Adat Kawan dan pemangku setempat. “Kami akan makamkan jenasah yang bersangkutan di kuburan negara, jangan sampai ini jadi masalah bagi rumah sakit dan bagi penjamin" pungkasnya.(ag/r7)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net