Fraksi Gerindra DPRD Bali Soroti Belanja Tak Terduga APBD Bali 2018 Menurun Rp5 Miliar - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Minggu, 15 Oktober 2017

Fraksi Gerindra DPRD Bali Soroti Belanja Tak Terduga APBD Bali 2018 Menurun Rp5 Miliar

[Foto: I Wayan Tagel Arjana Menyerahkan Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra]
Denpasar,Balikini.Net -  Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali menyoroti anggaran Belanja Tak Terduga pada APBD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2018, yang direncanakan hanya sebesar Rp5 Miliar. Jumlah itu terpangkas setengah dari anggaran Belanja Tak Terduga pada APBD Tahun 2017. Padahal Bali sedang menghadapi Gunung Agung yang membutuhkan dana yang besar. Hal itu disampaikan dalam Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra yang dibacakan oleh I Wayan Tagel Arjana pada sidang paripurna DPRD Bali, Kamis (12/10).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali yang belum lama ini ditunjuk oleh Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum DPC Partai Gerindra Kabupaten Gianyar mengatakan, Fraksi partai Gerindra mendorong anggaran Belanja Tak Terduga itu perlu dikaji kembali. "Menurunnya Belanja Tak terduga pada APBD induk tahun 2018 yang direncanakan hanya sebesar Rp 5 milyar dari tahun lalu yang sebesar Rp 10 milyar. Ini perlu dikaji lagi, mengingat saat ini Bali menghadapi bencana alam Gunung Agung yang memerlukan dana yang cukup tinggi," tegas Tagel Arjana.

Menanggapi sorotan fraksi partai Gerindra tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, anggaran Belanja Tak Terduga itu bisa direvisi lagi. Menurut dia, alokasi anggaran Belanja Tak Terduga sebesar Rp5 Miliar pada RAPBD 2018 disusun sebelum ada bencana Gunung Agung. “Angka Rp 5 milyar untuk dana tak terduga dibuat sebelum ada bencana Gunung Agung, jadi tahun depan masih bisa revisi lagi. Berapa yang diperlukan segitu kita anggarkan,” jelas Pastika saat dikonfirmasi usai rapat paripurna. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net