Kerjasama Kemenkop UKM dengan Pemkab. Badung Gelar Gebyar Pemeriksaan IVA Kanker bagi Masyarakat Badung - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Kamis, 19 Oktober 2017

Kerjasama Kemenkop UKM dengan Pemkab. Badung Gelar Gebyar Pemeriksaan IVA Kanker bagi Masyarakat Badung

Badung, Balikini.net - Kementerian Koperasi dan UKM RI dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan YKI Cabang Badung menggelar Gebyar Pemeriksaan IVA (Infeksi Visual dengan Asam Asetat) di Puskesmas Abiansemal I, Kamis (19/10) kemarin. Kegiatan yang menyasar ibu-ibu dari Koperasi, LPD dan masyarakat di tiga Kecamatan yakni Abiansemal, Mengwi dan Petang tersebut, dihadiri Istri Menteri Koperasi dan UKM RI, Ibu Bintang Puspayoga bersama Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM I Wayan Dipta. Kehadiran Bintang Puspayoga disambut Istri Bupati Badung Ny. Seniasih Giri Prasta yang juga selaku Ketua TP PKK Badung dan Ketua YKI Cabang Badung, Ketua Gatriwara Ny. Putu Parwata, Kadis Kesehatan dr. Putra Suteja mewakili Bupati Badung, serta Pimpinan Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemkab. Badung.

Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan Pemkab Badung sehingga kegiatan IVA berjalan dengan baik. lVA ini adalah suatu metode yang sangat mudah dengan infeksi visual dengan asam asetat. Inilah yang mendasari OASE Kabinet Kerja dan atas inisiatif Ibu Iriana Joko Widodo untuk menyehatkan perempuan Indonesia, dan ini menjadi salah satu program primadona di OASE. "Program ini telah dilaunching pada 14 April 2015 oleh Ibu Iriana. Sebagai Istri pendamping Menteri, yang tergabung dalam OASE Kabinet Kerja kita menyebar di seluruh Provinsi di Indonesia, " jelasnya. IVA bertujuan mendeteksi dini penyakit kanker, sehingga dapat mewujudkan Wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara. Bintang Puspayoga juga sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab Badung dalam upaya mendeteksi dini kanker baik itu melalui pemberian vaksinasi kanker serviks maupun pemeriksaan langsung. "Kami melihat program di Pemkab Badung ini dibawah pimpinan Bapak Giri Prasta dengan PPNSB nya, telah mampu melaksanakan program dibidang kesehatan, salah satunya deteksi dini kanker, " tambahnya. Diharapkan pula, Pemkab Badung yang mempunyai dua mobil pemeriksaan kanker serviks dan payudara, bisa memberikan pelayanan di tempat-tempat pengungsian di bulan Oktober ini sebagai bulan peduli kanker.

Sementara itu Kadis Kesehatan Badung dr. Putra Suteja menyampaikan bahwa penyebab kematian wanita pada umumnya ada dua yang besar yaitu kanker payudara dan kanker serviks. Kanker ini lebih banyak ditemukan pada stadium lanjut. Upaya pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan imunisasi, infeksi dini baik itu dengan IVA, pap smear dan lainnya, sedangkan untuk kanker payudara pencegahannya secara dini hanya dengan Sadari (periksa payudara klinis) dan Sadanis (periksa payudara sendiri). "Untuk di Bali, setiap dua hari 3 orang meninggal karena kanker serviks," tambahnya.

Kegiatan dari Kemenkop UKM dan OASE ini dengan menggerakkan potensi Koperasi, maupun KUD dan LPD untuk memeriksakan kanker serviks dan payudara. Untuk di Badung, pencegahan kanker serviks, telah dilakukan vaksinasi sejak tahun 2012 dengan sasaran anak sekolah termasuk PNS dan Guru. Sudah hampir 60 ribu wanita di Badung yang mendapat vaksinasi kanker serviks. "Dengan deteksi dini yang dilaksanakan sekarang ini, bilamana ditemukan hal yang mencurigakan, akan segera ditindaklanjuti sampai setuntas-tuntasnya," tambahnya.

Ny. Seniasih Giri Prasta juga menyambut baik pemeriksaan deteksi dini IVA kanker serviks dan payudara ini. Di Badung, atas kerjasama Pemkab Badung dengan YKI juga terus melaksanakan kegiatan deteksi dini di seluruh wilayah badung sehingga wanita, ibu-ibu terhindar dari kanker. (bdg/r5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net