sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Pemkab Gelar Upacara Penyapuh Jagat dan Pecaruan Rsi Gana

Karangasem,Balikini.Net  - Sepekan sudah status Gunung Agung diturunkan dari Level Awas ke Level Siaga. Kini beberapa titik pengungsian telah kembali fungsinya semenjak ditinggalkan para pemgungsi kembali ke desanya masing-masing. Salah satunya UPTD Pertanian Provinsi Bali,  Desa Rendang, Kecamatan Rendang. 

Sebagai upaya pembersihan secara niskala, Pemkab Karangasem menggelar Upacara Penyapuh Jagat dan Pecaruan Rsi Gana bertepatan dengan Rahina Redite, Wage , Wuku wayang Sasih Kesange, Minggu (18/2/2018)  

Acara dihadiri langsung Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Sekda Kab. Karangasen I Gede Adnya Mulyadi, Camat Rendang dan Kepala OPD terkait.

"ini adalah upaya kita membersihkan areal pengungsian yang berada di UPTD Desa Rendang serta memohon ke Ida Sang Hyang Widhi Wasa, agar Buana Agung dan Buana Alit bisa damai sejahtera. Semoga bencana tidak lagi mengintai masyarakat Karangasem khususnya,  dan Bali pada umumnya," ujar Mas Sumatri di sela-sela kegiatan tersebut. 

Acara Penyapuh Jagat dan Pecaruan Rsi Gana ini,  dipuput oleh 7 (tujuh) sulinggih dari seluruh Bali. Diantaranya Ida pedanda Istri Rai dari Griya Dalem Sangeh, Ida Pedanda Made Ketewel dari griya Bukit Kembang Merta, Ida Pedanda Istri sari griya Simpangan Buduk, Ida Pedanda Istri Padma dari Griya Gede Mas Banjar Tegal Asah Sanur Kaje, Ida Pedanda Istri Buruan dari Gryia Mandara Manggis, Ida Pedanda Gede Putu Ngenjung dari Geriye Keniten Duda dan Ida Pedanda Gede Ketut Dwija Nugraha dari Griya Demung Budakeling.

Seusai pemuspayan Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan ritual mendem pedagingan melengkapi upacara yang digelar saat itu. (Krisna/Anie/r4)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net