sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Penilaian Kinerja Sekolah Dilirik Kabupaten Lain

Bangli,Balikini.Net -- Penilaian Kinerja Sekolah (PKS) yang digelontorkan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bangli sejak tahun 2015 lalu, kini banyak dilirik  kabupaten lainnya di Bali. Terbukti, sejumlah kabupaten telah banyak yang menimba ilmu ke Bangli terkait pelaksanaan PKS ini. “Penilaian Kinerja Sekolah yang kita terapkan selama ini banyak diminati daerah lain. Mereka mulai datang untuk mengorek informasi terkait PKS ini,”jelas Kadisdikpora Bangli I Nyoman Suteja, saat dikonfirmasi, Minggu (11/02/2018).

Kata dia, pihaknya sejak tahun 2015 lalu telah merintis program PKS ini. PKS selama ini tidak  ada anggaranya namun mampu berjalan dengan baik. Ini tidak lepas dari kegigihan  tenaga pengawas di Kabupaten Bangli yang berjumlah 30 orang untuk mengeksekusi program ini. “Meski tanpa sokongan anggaran, tenaga pengawas ini menyelusup ke setiap pojok sekolah. Malahan dalam fostingan facebooknya mereka sampai dorong motor masuk wilayah balik bukit,”ungkap Suteja.

Semenjak digelontorkan tahun 2015, program ini terus dibenahi. Kalau sebelumnya, yang berhasil menjadi yang terbaik hanya disediakan piagam saja, namun kini bakal diisi piala. “Rencananya nanti sekolah yang berpretasi dalam penilaian pialanya akan diserahkan oleh Bupati Bangli,”ucapnya.

Lantas disinggung soal dampak penilaian PKS ini terhap kemajuan pendidikan di Bangli, beber pria asal Sidembunut itu,  penilaian PKS yang menitik beratkan pada 8 syarat ini, sudah tentu akan memberikan dampak postif pada sekolah yang ada di Bangli. Jelas dia, kalau sebelumnya guru umunya cuek terhadap kondisi sekolahnya. Malahan, saat ditanya berapa jumlah toilet (WC) di sekolahnya mereka tidak tahu. Namun, kini semenjak ada penilaian PKS ini guru dan pihak sekolah lainnya wajib tahu apa yang dibutuhkan sekolah di tempat bekerja. “Dengan penilaian kinerja sekolah ini kita juga akan bisa melakukan pemetaan kebutuhan guru, dan penyusunan program kerja sekolah ke depannya,”pungkasnya.[ag/r5]



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net