sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » » Penyelarasan Perda RTRW Bali-NTB, Bertujuan Hindari Konflik

MATARAM-Balikini.Net - Wakil Ketua Pansus RTRW DPRD Bali I Nengah Tamba menyampaikan, kunker pansus dilakukan ke NTB dalam rangka perubahan Perda Nomor 16 tahun 2009. Untuk penyelarasan tersebut, perlu melakukan perubahan dengan mempertimbangkan dinamika perkembangan wilayah dan kebijakan-kebijakan daerah maupun nasional serta kebijakan strategis terkait dengan pariwisata.

Dalam keaempatan yang sama, Sekwan DPRD NTB menyampaikan bahwa ketika tata ruang sdh ditetapkan yg secara akademisi maupun birokrasi sudah dipandang memadai. Bamun, dari sudut pandang investor berbeda.

Tentu hal ini secara ketentuan dimungkinkan untuk malakukan pengaturan kembali. Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang menyampaikan bahwa, Perda RTRW NTB tahun 2010 saat ini juga sedang dilakukan penyelarasan atau perubahan.

Baik karena kebijakan nasional yang berpengaruh terhadap tata ruang utamanya di Lombok Utara. Kebijakan strategis Al Mandalika dijadikan sebagai kawasan eko khusus, fokus Pariwisata Bali, NTB dan NTT baik itu dari sisi pariwisata maupun agribisnis serta karena pengembangan wilayah.

Dalam arah umum, kata dia, Tata Ruang Bali khususnya transportasi laut harus terkoneksi dengan daerah lain yaitu Ampenan dan Padangbai.

Keselarasan Perda RTRW Bali dengan NTB diharapkan tidak menimbulkan konflik ke depan nya,  karena ia menyebut antara Lombok dengan Bali sangat erat keterkaitannya.

Sehingga, perlu dilakukan upaya-upaya koordinasi terkait penyelarasan tata ruang, khususnya kawasan maritim. Secara nasional kebijakan pusat adanya penambahan dermaga penyebrangan di Lembar yang dananya dibantu dari Kemenhub diharapkan di Bali jg ada penambahan seperti itu.[wd/r4]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net