sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Suiasa Tandatangani Prasasti di Pura Parerepan

Mangupura ,Balikini.Net - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri upacara Karya Memungkah Madya, Ngenteg Linggih, Pujawali lan Pesucian, Pasupati Pelawatan Barong Selem di Banjar Adat Tegal Kuta, Kamis (8/2). Kehadiran Wabup. Suiasa yang didampingi Sekretaris Dinas Kebudayaan di Pura Pererepan disambut Sekcam Kuta I Gede Arta, Bendesa Adat Kuta I Wayan Suarsa, Lurah Kuta Wayan Dariana, Kelian Banjar Kuta Nyoman Bagiana Karang dan tokoh masyarakat Kuta. Pada pelaksanaan upacara Pecaruan juga dilaksanakan upacara pemelaspasan dan medem pedagingan yang bertujuan untuk mensucikan Pura yang baru selesai dibangun. Sebagai dukungan terhadap upacara tersebut, Wabup. Suiasa menyerahkan Dana Aci sebesar Rp 850 juta yang diterima Nyoman Bagiana Karang. Wabup. Suiasa juga melaksanakan persembahyangan bersama serta melakukan penandatanganan Prasasti.

Wabup. Suiasa menyampaikan asperiasi kepada seluruh masyarakat di Banjar Adat Tegal Kuta yang telah mampu melaksanakan pembangunan pura Pererepan  sekaligus pelaksanan upacara. “Kehadiran kami selaku pemerintah ikut ngrastitiang, semoga upacara yadnya dapat berjalan dengan baik sesuai harapan masyarakat,” jelasnya. Menurutnya apa yang dilakukan masyarakat Kuta ini sangat sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam upaya mengembangkan dan melastarikan seni, adat, agama dan budaya. Untuk itu diharapkan masyarakat selalu mendukung program dan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah daerah kabupaten badung.

Kelian Banjar Adat Tegal Kuta, Nyoman Bagiana Karang menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung yang telah banyak membantu sehingga pembangunan Pura Parerepan “ Pelawatan Barong Selem” dan Upacara Melaspas, Mecaru, mepedagingan dapat terlaksana dengan baik. Untuk biaya pembangunan pura termasuk pembangunan Balai Banjar menghabiskan biaya sebesar 2,7 M, sementara dana upakara mendapat bantuan dari Bupati Badung sebesar Rp 850 juta. Mengenai rangkaian karya, pada tanggal 8 Pebruari 2018 ini dilaksanakan upacara  mecaru Rsi Gana, mendem dasar, mamakuh, mendem pedagingan, melaspas, nuntun pelawatan ke pererepan anyar. Ketua panitia, Nyoman Graha Wiraksana menambahkan, setelah upacara ini akan dilaksanakan upacara nebas pelawatan Ratu Ayu, Pelawatan Barong pada tanggal 11 Maret nanti. Pada Sugian Bali dilaksanakan Upacara Pemelaspas, Pasupati, dan pengerehan di Setra Desa Adat Kuta.  [BDG/R5]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net