Kunjungi Pasar, Warga ‘Todong’ Koster Pendidikan dan Kesehatan Gratis - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Selasa, 06 Maret 2018

Kunjungi Pasar, Warga ‘Todong’ Koster Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Denpasar ,Balikini.Net - Sosok Calon Gubernur (Cagub) nomor urut 1, Wayan Koster begitu populer dan dikenal warga Kota Denpasar, tak heran saat mengunjungi Pasar Batan Kendal,  Sesetan, Selasa (6/3/2018) pagi, warga dan pedagang berlomba-lomba mengajak selfie bareng. 

Tanpa canggung, politisi kelahiran Desa Sembiran, Buleleng ini meladeni setiap permintaan warga dan pedagang pasar yang mengajak berswafoto. Di sela-sela ajakan berswafoto itu, Koster menyempatkan diri pula mengajak para warga berbincang-bincang santai. 

Salah seorang warga, Agung Citra mengaku telah sejak lama mengenal sosok peraih suara tertinggi nomor 3 se-Indonesia untuk kursi  DPR RI tersebut. Menurut perempuan kelahiran Jembrana yang kini menetap di Sesetan ini, Koster merupakan sosok pemimpin yang sangat sederhana dan bersahaja.

"Di desa saya di Jembrana, Pak Koster sangat terkenal. Pokoknya terkenalah. Karena dulu pas jadi DPR, Pak Koster pernah datang ke kampung saya," ujarnya.

Selanjutnya ia berdoa dan berharap agar Cagub yang diusung PDIP, Hanura, PAN, PPP, PKB dan PKPI bisa terpilih sebagai gubernur Bali Periode 2018-2023. "Iya jelas donk kami sekeluarga pilih Pak Koster (Koster-Ace). Iya siap lagi?" sahutnya sembari melontarkan salam Satu Jalur.

Namun sebagai warga ia berharap ketika Koster-Ace terpilih pada 27 Juni 2018 nanti, agar memberi prioritas lebih untuk bidang kesehatan dan pendidikan gratis. "Iya pokoknya kami minta kesehatan dan pendidikan harus gratis. Anak masuk sekolah tidak kena biaya ini-itu lagi. Terus jangan sampai kesehatan gratis tapi ngurus surat-suratnya dibuat ruwet seperti sekarang ini," harapnya.[*]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net