Lapangan Kapten Mudita Kini Kondisinya Memprihatinkan - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Kamis, 01 Maret 2018

Lapangan Kapten Mudita Kini Kondisinya Memprihatinkan

Bangli, Balikini.Net - Keberadaan lapangan Kapten Mudita Bangli kini kondisinya memprihatinkan. Padahal lapangan ini tempatnya sangat strategis namun kini tidak pernah tersentuh perbaikan semenjak beberapa tahun terakhir. Sesuai catatan lapangan kebanggan masyarakat Bangli hanya mendapatkan perbaikan saat masa kepemimpinan mantan Bupati Bangli I Nengah Arnawa.

Pantauan di lapangan, kondisi lapangan Kapten Mudita, Bangli memprihatinkan. Banyak genangan air ditemui di lapangan, akibat tidak meratanya lapangan. Malahan saat hujan turun, kondisi lapangan becek, apalagi setelah dimanfaatkan untuk hajatan politik selama ini. Kondisi lapangan benar-benar hancur dan rumput banyak yang mati akibat diinjak pendukung paslon.  Pada bagian lain, lintasan atletik mulai mengeras sehingga tidak layak lagi untuk latihan altlet atletik Bangli. Disampin itu, pagar pembatas lapangan yang dipasang saat Bangli menjadi tuan rumah Porprop Bali, kini rusak berat dan tidak ada yang menghiraukan termasuk dingding lintasan yang rusak karena dilintasi mobil maupun truk.

Sementara Kepala Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) I Gede Suryawan saat dikonfirmasi, Kamis (01/03/2018), mengatakan untuk lapangan Kapten Mudita pengelolaan  assetnya memang ada intansinya. Namun untuk perbaikan maupun perawatan masih  ada di Bagian Umum Setda Bangli, selaku pengguna asset. “Asetnya memang tercata di kita, namun untuk perawatan maupun penggunanya masih ada di Bagian Umum. Rencananya tahun ini bakal dilakukan penyerahan,”ucapnya.

Sementara di tempat terpisah  Kabag Umum Setda Bangli I Made Mahindra Putra menyebutkan, perbaikan lapangan Kapten Mudita, masih menunggu kepastian dari pengelolanya mau ditangani intansi mana. Pasalnya, selama ini penggunan asset terdiri beberapa OPD. Misalkan untuk stage asetya dimiliki oleh Disparbud, untuk taman dibawah kendali DLH, untuk pagar pembatas lapangan asetnya tercatat milik Dinas PU, sementara untuk  papan (venue) panjat tebing dimiliki oleh KONI Bangli. “Untuk perbaikan kita masih menunggu kepastian asset itu akan bernaung dibawah OPD. Sementara Bupati Bangli sendiri  berkeinginan untuk menjadikan lapangan Kapten Mudita sebagai taman rekreasi,”pungkasnya.[ag/r7]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net