sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » PERINGATI HUT DAMKAR KE 99 DI KABUPATEN KARANGASEM

Karangasem,Balikini.Net  - Ada yang berbeda dalam pelaksanaan apel displin kali ini. Selain diikuti oleh karyawan karyawati SKPD di Lingkungan Setda Kabupaten Karangasem , apel juga diikuti oleh 2 kompi pasukan Damkar. Hal ini dalam rangka Apel Disiplin Pegawai yang disinkrunkan dengan  peringatan Hari Pemadam Kebakaran Nasional ke-99 yang dipimpin oleh Komandan Upacara I Ketut Mertadina Selaku Sekretaris Pemadam Kebakaran,di Lapangan Tanah Aron, Senin (5/3/2018).

Hadir dalam apel HUT Damkar yang bertema optimalisasi peran pemadam kebakaran dalam menghadirkan perlindungan masyarakat menyongsong pilkada serentak tahun 2018 ini, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Sekda Kabupaten Karangasem  I Gede Adnya Mulyadi, Anggota Forkopimda, Camat dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem. 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri selaku Inspektur Upacara mengatakan peran penting pemadam kebakaran tercermin dari tugas dan tanggungjawabnya. Tugas pemadam kebakaran di Kabupaten/Kota adalah melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran, melakukan inspeksi dan investigasi kejadian kebakaran,serta pemberdayaan masyarakat. Sedangkan di Provinsi adalah penyelenggaraan pemetaan rawan kebakaran, dan pendampingan terhadap Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan urusan kebakaran. 


Ditambahkan,  selain tugas pokok dan fungsi yang ditetapkan dalam undang-undang, aparatur pemadam kebakaran saat ini juga dituntut untuk melayani masyarakat pada operasi penyelamatan non kebakaran. 


"Melalui berbagai media, kita saksikan bahwa pemadam kebakaran misalnya senantiasa hadir dalam upaya penanganan kecelakaan, banjir, bahkan terlibat sampai pada upaya pengamanan masyarakat. Hal yang ingin saya tegaskan disini adalah bahwa dari sudut pandang undang-undang dan kondisi aktual di masyarakat, pemadam kebakaran sangat dibutuhkan oleh masyarakat," imbuhnya.


Selain itu,  Mas Sumatri juga menyampaikan bahwa memasuki tahun 2018, Indonesia mempunyai agenda Nasional yang akan sangat menentukan kualitas demokrasi lndonesia. Sebuah perhelatan akbar demokrasi yang akan turut mewarnai proses pembangunan bangsa di masa yang akan datang. Sebanyak 171 daerah, terdiri dari 17 Provinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak. 


Seluruh aparatur pemerintahan dan komponen bangsa lainnya mempunyai kewajiban untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak yang berkualitas. Sehingga kepala daerah yang terpilih nantinya merupakan sosok pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan masyarakat. Tetapi harus digarisbawahi bahwa keterlibatan aparatur pemerintahan dalam mengawal proses demokrasi ini harus memegang teguh netralitas birokrasi dan pemerintahan. 


Untuk itu,  Ia menegaskan, peran pemadam kebakaran sebagai bagian dari aparatur pemerintahan juga memiliki kewajiban yang sama dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini. Pemadam kebakaran bahkan memiliki tugas tambahan menghadirkan perlindungan masyarakat, mewujudkan suasana teduh dalam masyarakat, serta tetap siaga melindungi dan mengamankan 1 objek vital pemerintahan dan masyarakat.


Sementara itu,  Kepala Dinas Pemadan Kebakaran I Nyoman Sutirtayasa dalam kesempatannya memaparkan sejarah pemadam kebakaran. Dikatakan,  sebagai bentuk penghormatan terhadap petugas pemadan kebakaran, masyarakat Betawi pada masa silam tepatnya 1 maret 1929 memberikan kelakat tanda penghargaan kepada Brandweer Betawi. Di dalam palakat tersebut tertulis hari ulang tahun ke-10. 


Atas dasar pelakat tanda penghargaan tersebut selanjutnya setiap tanggal 1 maret masyarakat Indonesia memperingati hari pemadam kebakaran di indonesia.  Hal ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan dan pengorbanan petugas pemadam kebakaran sepanjang hari dan sigap merespon tanggap darurat.


Setelah berakhirnya kegiatan upacara diadakan acara tambahan yaitu acara simulasi penanganan kebakaran yang diperagakan oleh anggota Damkar Karangasem. (Krisna/Anie)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net