sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » » Wakil Bupati karangasem Artha Dipa Membuka Kegiatan Lesson Learn dan TTX

Karangasem ,Balikinbi.Net - Wakil Bupati Artha Dipa membuka secara resmi  kegiatan Pembelajaran Baik ( Lesson Learn ) dan Table Top Exercise (TTX) Erupsi Gunung Agung, Kamis (26/4/2018) di wantilan Kantor Bupati Karangasem 

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut dihadiri juga Dandim 1623,  Kepala pelaksana badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Karangasem, Ida Ketut Arimbawa,  serta perwakilan dari Kapolres Kab. Karangasem, kegiatan yang melibatkan anggota TNI Polri, serta dari berbagai OPD terkait dan Relawan bencana Kabupaten Karangasem  dinarasumberi oleh wakil ketua bidang penanggulangan bencana dan relawan PMI Prov. Bali Gede Sudiartha. 

Kepala pelaksana badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Karangasem dalam laporannya mengatakan pelaksanaan kegiatan ini ,Menunjuk surat Kementrian dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 080/2132/53, tanggal 9 April 2018, bahwa Badan Nasional “Penanggulangan Bencana (BNPB) menginisiasi Kegiatan Hari kesiapsiagaan Bencana (HKB) dilaksanakan secara Nasional setiap tanggal 26 April, pemilihan tanggal dimaksud merupakan tanggal disahkannya UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulanagn Bencana

Kegitan yang di ikuti sebanyak 200 peserta itu  berasal dari  Instansi Vertikal dan Relawan Bencana Kabupaten Karangasem dengan sumber anggaran sepenuhnya dari  PMI Provinsi Bali bersinergi dengan BPBD Kabupaten Karangasem.

Maksud  pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Baik ( Lesson Learn ) dan Table Top Exercise (TTX) Erupsi Gunung Agung adalah suatu upaya Pemerintah di dalam menumbuhkan Kesadaran tentang ancaman bencana yang ada di liagkungan kita. Sedangkan tujuannya adalah Meningkatkan Kesiapsiagaan Aparat dan masyarakat dalam bidang Penanggulangan Bencana di Kabupaten Karangasem 


Wakil Bupati karangasem I Wayan Artha Dipa dalam sambutannya mengatakan, 
Dalam rangka membangun kapasitas semua pihak terkait kesiapsiagaan bencana, maka perlu satu moment untuk melatih kesiapsiagaan masyarakat Kabupaten Karangasem dalam menghadapi bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berinisiasi setiap tanggal 26 April dijadikan sebagai hari Késiapsiagaan Bencana, dimana pada tanggal tersebut bertepatan dengan lahirya Undang-Undang Nomer 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang telah merubah paradigma dari perspektif responsif menjadi preventif.

Hari Kesiapsiagaan Bencana adalah inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tujuannya untuk mengajak semua pihak meluangkan waktu satu hari untuk melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara serentak. 
"Dengan adanya Hari Kesiapsiagaan Bencana, saya harapkan bisa membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkari kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Karangasem Tangguh Bencana, ujarnya .

Dalam manajemen Penanggulangan Bencana ada tiga tahapan penanganan bencana yaitu: Pra Bencana atau tahap Kesiapsiagaan, saat Bencana atau tahap Tanggap Darurat dan Pasca Bencana atau tahap Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Bentuk kegiatan penyebaran informasi bencana Geologi kegiatan hari ini dititik beratkan pada kegiatan Gladi atau Simulasi Ruang dengan skenario Gunung Api Agung.  

Dengan kegiatan ini bisa dijadikan bekal peningkatan pengetahuan bencana letusan Gunung Api dan memberikan pengalaman cara penanganan dampak letusan Gunung Api yang disebabkan oleh berbagai jenis produk erupsi Gunung Api seperti awan panas, lahar, dan jatuhan bahan lepas sampai abu. 

"Semoga kegiatan simulasi yang dilaksanakan hari ini dijadikan bekal dalam melakukan penanganan bencana di kemudian hari,[hms/r3]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net