Kemendag Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kreneng dan Pasar Badung - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Jumat, 04 Mei 2018

Kemendag Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kreneng dan Pasar Badung

Denpasar,balikini.net - Jelang Hari Raya Besar keagamaan, Pemerintah menjamin stabilitas harga akan terkendali dan pasokan bahan pokok mencukupi untuk masyarakat. Kementerian Perdagangan RI bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali, dan instansi terkait di daerah terus berupaya menjaga kestabilan harga dan stok semua komoditas kebutuhan pokok masyarakat. Seperti halnya pada Kamis (3/5) pagi, Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Jasa Republik Indonesia, Lasminingsih didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Putu Astawa memantau stabilisasi harga bahan pokok di Pasar Kreneng dan Pasar Badung, Denpasar.

“Pemerintah memastikan suplaynya berjalan lancar, ketersediaannya (bahan pokok) juga kita pastikan ada. Kita tidak ingin hanya berdasarkan data saja, tapi kita pastikan secara langsung dengan turun ke lapangan. Sebentar lagi kan bulan puasa dan untuk di Bali juga akan menyambut Galungan. Dari hasil pantauan kita, harganya masih stabil tidak ada lonjakan harga secara signifikan,” ujar Lasminingsih disela kegiatan pemantauan ke beberapa pedagang.

Untuk tetap menjaga kestabilan harga, semua pihak menurutnya harus ikut memastikan ketersediaan kebutuhan jelang hari raya bisa mencukupi, jangan sampai ada yang mempermainkan harga. Dengan kerja keras semua stakeholder terkait, harga kebutuhan pokok dapat di kendalikan.

“Kita sudah memiliki Satgas Pangan, jika ada yang mempermainkan harga maka mereka yang akan menindaknya. Secara kesuluran harga masih aman untuk di Bali, namun kita harus tetap mengantisipasinya,” ungkapnya.[pr/7]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net