sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Ledakan Bom Truk Tewaskan 8 Tentara Afghanistan

Petani Afghanistan bekerja di ladang candu di distrik Gereshk, provinsi Helmand, Afghanistan, 8 April 2016.

Balikini.Net - Seorang pembom bunuh diri meledakkan truk mini-nya yang bermuatan bom dekat pangkalan angkatan darat di Afghanistan selatan, menewaskan sedikitnya 8 tentara dan melukai kira-kira 12 orang lainnya.

Seorang juru bicara pemerintah provinsi ketika mengukuhkan korban kepada VOA mengatakan serangan Minggu (27/5) pagi itu terjadi di daerah Nad Ali yang rawan di provinsi Helmand.

Taliban dengan segera mengaku bertanggung jawab sebagai pelaku pemboman itu. Juru bicara pemberontak mengklaim ledakan kuat itu menewaskan dan melukai lebih dari 100 personil keamanan Afghanistan, walaupun jumlah korban sering dibesar-besarkan Taliban.

Helmand adalah daerah penghasil candu yang utama, dan sebagian besar daerahnya dikuasai atau ingin direbut oleh Taliban.

Para pejabat Afghanistan mengatakan ledakan maut hari Minggu itu terjadi di sebuah daerah yang baru-baru ini dibebaskan oleh pasukan pemerintah dari kekuasaan pemberontak.

Serangan Taliban di medan tempur dan pemboman kabarnya telah menewaskan ratusan orang pasukan keamanan Afghanistan sejak awal bulan ini dan gerombolan itu telah merebut daerah baru.

Pemerintah Afghanistan dalam keterangannya baru-baru ini kepada parlemen mengenai kemanan nasional yang memburuk mengukuhkan bahwa hanya dalam pekan pertama bulan Mei serangan pemberontak menewaskan 252 orang personil keamanan dan melukai lebih dari 400 lainnya. [sub voa/gp]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net