sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Tim Menpan-RB Sebut MPP Layak Operasi

Krangasem,Balikini.Net -  Tim evaluasi dari Kementerian Pemperdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MMP) Karangasem, Selasa (22/5) kemarin. Kedatangan tim untuk melihat kesiapan sistem, sarana-prasarana dan aktivitas pelayanan di pusat pelayanan terpadu di Gedung UKM Center, Jalan Gajah Mada, Amlapura tersebut.

Tim yang dipimpin Asisten Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Jeffry Erlan Muller, mengunjungi unit-unit pelayanan satu per satu. Tim juga berinterkasi dengan beberapa pengunjung yang menunggu giliran pelayanan. Sebelum memantau aktivitas pelayanan, tim menerima pemaparan singkat dari tim teknis MPP yang dikoordinasikan Bagian Organisasi Setda Karangasem selakuleading sector pembinaan pelayanan publik Pemkab Karangasem.

Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Karangasem, IGB Widiantara, mengatakan, MPP yang diujicobakan sejak 5 April 2018 rata-rata melayani 281 pengunjung setiap hari di luar pelayanan PDAM. Untuk optimalisasi pelayanan, saat ini tim terus melakukan pembenahan baik teknis maupun infrastrukturnya. ‘’Untuk sementara MPP memberikan 159 jenis layanan. Sampai Senin kemarin , MPP sudah memberikan 30.679 layanan,’’ jelasnya.

Dikonfirmasi usai peninjauan, Jeffry Erlan Muller, mengatakan, secara umum MPP sudah layak dioperasikan dan layak segera diluncurkan. Penataan unit-unit layanan sudah bagus, namun untuk optimalisasi masih diperlukan beberapa penyempurnaan di antaranya menyangkut informasi jenis layanan, alur proses, sistem antrian dan informasi biaya jika ada jenis layanan yang berbiaya. ‘’Secara umum sudah bagus, MPP ini sudah layak di-lounching (diluncurkan-red),’’ ujarnya.

Jeffry Erlan Muller mengapresiasi upaya Pemkab Karangasem melalui MPP tersebut. Menurut dia, MPP sejalan dengan program Pemerintah Pusat untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan dan murah kepada masyarakat. MPP akan memungkinkan setiap warga menghemat waktu dan biaya untuk mengurus administrasi kependudukan. Selain itu sistem pelayanan terpadu juga akan memudahkan investasi, menciptakan lapangan kerja yang bermuara pada peningkatkan taraf perekonomian masyarakat. ‘’Ide dasar MPP adalah mendekatkan pelayanan yang selama ini tersebar di SKPD, BUMN-BUMN dan juga swasta. Dengan berbasis NIK, ke depan semua jenis layanan agar terkoneksi secara online dan terintegrasi. Surabaya sudah menerapkan aplikasi real time, Karangasem bisa belajar ke sana,’’ ujarnya.

Jeffry Erlan Muller dan tim memantau sampai sisi belakang MPP yang ditempati unit layanan PDAM. Direktur PDAM, I Gusti Made Singarsi, mengatakan, MPP mememberikan semua layanan untuk pelanggan PDAM di Kecamatan Karangasem yang berjumlah 13 ribu pelanggan. Sedangkan untuk pelayanan  di kecamatan lain tetap dilaksanakan di kantor unit di masing-masing kecamatan. ‘’Untuk di MPP, sejauh ini berjalan lancar. Kadang ada lonjakan pembayaran rekening tapi tempat kita masih mencukupi,’’ jelasnya.

Kabid Tata Laksana Bagian Organisasi Setda Karangasem, Gusti Ngurah Swisnawa, mengatakan, MPP merupakan tindaklanjut dari program peningkatan pelayanan publik dimana tahun 2015 Karangasem masuk kategori grade III terbaik nasional penilan Ombusman RI. Nantinya, menurut dia, semua layanan MPP memang diarahkan terkoneksi secara online, namun saat ini baru tiga SKPD terhubung online yaitu Dinas Catatan Sipil, Dinas PM-PTSP dan RSUD Karangasem. ‘’Dalam kaitan itu, tim pusat juga sudah sempat mengunjungi Kator Dinas Catatan Sipil. Besok (hari ini-red) akan ke RSUD dan Kantor Dinas PM-PTSP dan RSUD,’’ jelasnya.[KRS/R3]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net