sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma Goncang PKB ke XL

Klungkung,Balikini.Net - Sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Pekraman Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung berhasil memukau ribuan pengunjung Pesta Kesenian Bali XL Tahun 2018 lewat Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma di Panggung terbuka Ardha Candra, Denpasar, Jumat (29/6/2018) malam.

Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma ini merupakan karya dari Seniman Klungkung Berani (SEKUNI) kolaborasi bersama Sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Pekraman Tangkas. Penata tari fragmentari ini Wah Lanyu dengan Dalang Dewa Ketut Wicaksana.

 Fragmentari ini mengisahkan sumpah seorang dewi bernama Dewi Amba kepada Bisma dimana hutang nyawa harus dibayar nyawa. Ditengah tengah peperangat yang sengit  dalam menghadapi Pandawa, tiba tiba Rsi Agung Bisma dari pihak Korawa terdiam diri setelah melihat bayangan Dewi Amba dalam diri Srikandi yang berada didepannya. Seketika itu pula kesempatan itu dimanfaatkan oleh Srikandi dan pasukan Pandawa untuk melepaskananak panah secara bertubi tubi mengenai tubuh Rsi Agung Bisma. Seketika itu pula Rsi Bisma Rubuh dengan puluhan anak panah dari Pandawa menancap di tubuhnya. Disaat bersamaan pula gemerlap kembangapi ikut menghidupkan suasana panggung yangsekaligus mengakhiri fragmentari.

Pada malam itu, duta Kabupaten Klungkung juga menampilkan Tabuh Lelambatan Kukus Ing  Utara yang mengisahkan fenomena erupsi gunung Agung, Tari Kreasi  Yati Ripu yang mengisahkan tentang upaya manusia memerangi dan mengendalikan sifat buruknya serta Tari Kebyar Terompong yang merupakan sebuah tari  yang memadukan unsur gerak tari dengan permainan gamelan alat music terompong  

Turut hadir menyaksikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta, Sekda Gede Putu Winastra serta para Kepala Perangkat Daerah Klungkung  yang memenuhi bangku undangan. Kehadiran rombongan orang nomor satu di Klungkung ini guna memberikan semangat para seniman Klungkung yang tampil menghadapi para seniman kabupaten tabanan. Pertunjukan yang usai pada pukul  23.30 inipun diakhiri dengan sesi photo bersama bupati Suwirta dengan para personil sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Tangkas. [im/r4]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net