Tim Monev KUR Kota Denpasar Sambangi Dua UMKM - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Selasa, 26 Juni 2018

Tim Monev KUR Kota Denpasar Sambangi Dua UMKM

Denpasar,Balikini.Net - Dalam upaya memastikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Denpasar tepat sasaran, Tim Monitoring dan Evaluasi yang terdiri dari Perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bank BPD Bali salaku penyalur KUR, Diskop UKM Kota Denpasar dan Bagian Ekonomi Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar kembali melaksanakan Monev yang menyasar dua UMKM di Kota Denpasar, Selasa (26/6). Hadir dalam kesempatan tersebut Kadiskop dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena bersama Tim Monev KUR UMKM Kota Denpasar.

Diwawancarai disela pelaksanaan Monev, Kadiskop dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan bahwa monev ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa penyaluran KUR di Kota Denpasar sudah tepat sasaran.

Lebih lanjut dijelaskan, adapun UMKM yang turut mendapat monev yakni Pengusaha Janur di kawasan Jalan Wibisana Banjar Tulangampiang, Denpasar Utara dan Pengusaha kos-kosan di kawasan Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan. "Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan apakah penyaluran KUR di Kota Denpasar sudah tepat sasaran," jelasnya.

Selain itu, lanjut Erwin Suryadarma kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan pemantauan terhadap produktifitas UMKM di Kota Denpasar. Utamanya terkait pengembalian KUR agar tetap lancar. "Jadi selain memastikan KUR tepat sasaran, monev juga bertujuan untuk memastikan produktifitas UMKM sehingga pengembalian kredit dapat berjalan dengan maksimal," paparnya.

Saat ini adapun total KUR yang disalurkan 10 Bank kepada  UMKM di Kota Denpasar sebanyak Rp.923 Milyar dengan NLP. 0,72 persen dengan total nasabah mencapai 37.817 nasabah. Pada kesempatan tersebut Erwin Suryadarma juga menyambut baik adanya penurunan Pajak Penghasilan (PPh) bagi UMKM di Indonesia yang mulanya 1 persen kini menjadi 0,5 persen. "Dengan penurunan PPh ini diharapkan mampu merangsah pertumbuhan UMKM di Kota Denpasar," pungkasnya. (Ags/r4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net