Jaga Semangat Gotong-royong dan Menyama Braya Dalam Beryadnya - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Sabtu, 14 Juli 2018

Jaga Semangat Gotong-royong dan Menyama Braya Dalam Beryadnya

Klungkung,Balikini.Net - Selalu jaga rasa persatuan dan kesatuan menyama braya agar Upacara Pitra Yadnya bisa berjalan dengan baik, hal demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta saat menghadiri Upacara Ngaben Masal di Banjar Tengah, Desa Nyanggelan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (14/7/2018).

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam kedatangannya tersebut disambut baik warga setempat, Bupati Suwirta pun  sangat mengapresiasi baik atas semangat warga melaksanakan yadnya. “Melalui ngaben masal seperti ini semangat gotong royong dan menyama braya harus terus dijaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya

Menurut Bupati Suwirta, Upacara Ngaben Masal merupakan hutang yang harus dibayar untuk Sang Pitara (yang sudah meninggal). Upacara ini adalah yadnya suci yang harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan. “Dasari hati yang tulus ikhlas dalam beryadnya,” Harap Bupati Suwirta.



Menurut Ketua Panitia pelaksana Nyoman Stember upacara ngaben massal ini sudah dimulai sebulan yang lalu, dengan jumlah sebanyak 17 sawe, masing-masing sawe dikenai biaya sebesar Rp 3juta dan  puncak upacaranya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2018. Selain itu, Bupati Suwirta juga menghadiri upacara ngben massal di Banjar Kapit, Desa Nyalian dengan jumlah sawe sebanyak 17 yang puncaknya akan dilaksanakan pada 1 Agustus 2018 serta di Desa Adat Sarimerta dan Banjar Lepang yang Upacara Ngaben Masalnya rutin dilaksanakan 5 tahun sekali.



Dihari yang sama, Wakil Bupati Klungkung Made Kasta juga menghadiri 3 upacara ngaben masal diantaranya yakni Banjar Cempaka, Desa Pikat dengan jumlah sebanyak 45 sawe, Banjar Kanginan, Desa Pasinggahan dan Banjar Bokong, Desa Sampalan. Dalam kehadiarannya disetiap lokasi upacara, Wabup Kasta berpesan untuk senantiasa bekerja sama dan gotong royong dengan tulus iklas, sehingga akan dapat mempererat rasa kekeluargaan. “Jaga rasa menyama braya dan tulus ikhlas dalam beryadnya,” Harapnya.(puspa/r4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net