Siswa Miskin Tak Diterima, Ketua Komisi IV Geram - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Rabu, 04 Juli 2018

Siswa Miskin Tak Diterima, Ketua Komisi IV Geram

FOTO: Nyoman Parta
DENPASAR, Balikini.Net - Walaupun sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK tahun ini terbilang baik, namun masih ada saja permasalahan yang muncul. Salah satunya soal siswa miskin yang tidak mendapat kesempatan. Hal inilah yang membuat kecewa DPRD Bali.

Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta mengatakan, kebijakan dan peraturan yang telah diterapkan tak sesuai dengan kondisi dan kenyataan dilapangan. Menyikapi hal itu, Komisi IV mengusulkan kepada Dinas Pendidikan agar siswa miskin bisa diterima. 

“Banyak anak miskin tidak dapat sekolah negeri, Komisi IV DPRD Bali mengusulkan ada tambahan  lagi 4 orang dalam setiap kelas, untuk menampung siswa miskin yang tercecer,” tegasnya. Diketahui, setiap kelas diisi 36 siswa, sehingga bisa menjadi 40 siswa. 


Dirinya berharap, nantinya setiap wilayah memiliki tingkat populasi penduduk padat bisa membangun gedung sekolah baru. Jika memang lahan yang menjadi kendala, pihaknya menyarankan membangun gedung sekolah bertingkat. 

“Kalau lahan tidak ada, pembangunan gedungnya bisa disiasati dengan pembangunan gedung bertingkat. Gedung sekolah bisa dibangun sampai 15 meter,” terangnya.


Terkait gedung sekolah bertingkat, dalam  rencana perubahan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bali, hal itu sangat dimungkinkan. Mengingat, sekolah dianggap sebagai fasilitas publik. "Dengan demikian tahun ajaran mendatang, PPDB tidak mengalami kekroditan lagi dan semua siswa miskin dapat sekolah di sekolah negeri,” kata dia memungkasi.[rls]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net