Rai Mantra Mendem Pedagingan di Padmasana SDN 17 Dangri - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Senin, 24 September 2018

Rai Mantra Mendem Pedagingan di Padmasana SDN 17 Dangri

Berharap Berikan Keseimbangan Dalam Pelaksanaan Pendidikan

Denpasar,Balikini.Net- Dengan rampungnya pembangunan pelinggih Padmasana, bale piyasan, tugu karang, pelinggih Ratu Niang Sakti serta Indra Belaka, SDN 17 Dangin Puri menggelar upacara Melaspas, piodalan lan mecaru Rsi Gana yang juga bertepatan denga Rahina Purnama Kapat Soma Paing Kelawu, Senin (24/9) di sekolah setempat. Upacara ini dipuput Ida Peranda Istri Mayun Keniten dari Griya Tegal Sari.

Upacara melaspas ini dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Kota Denpasar, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan serta Instansi terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga berkesempatan mendem pedagingan di pelinggih padmasana. Dalam upacara ini turut dipentaskan Tari Rejang Dewa dari para siswi dan Tari Rejang Sari dan Tari Rejang Renteng dibawakan oleh para guru dan orang tua siswa-siswi yang ikut berpartisipasi.

Walikota Rai Mantra menyambut baik upacara yang dilaksanakan oleh SDN 17 Dangri. “Rasa bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa ini harus tetap dipupuk dan dipelihara serta digetoktularkan kepada anak didik kita di sekolah yang berlandaskan atas konsep ajaran agama Hindu yakni Tri Hita Karana. Sehingga mampu memberikan keseimbangan dalam mendukung proses pendidikan. Terlebih di sekolah, karena sekolah merupakan tempat menunut ilmu pengetahuan sehingga kedepan diharapkan akan melahirkan generasi-generasi yang cerdas secara emosional serta spiritualnya juga,” pungkas Rai Mantra. 

Sementara, Kepala Sekolah SDN 17 Dangri, IB Wibawa mengatakan, terkait dengan dilaksanakannya upacara melaspas ini adalah serangkaian dengan telah rampungnya beberapa pembangunan pelinggih. Adapun pelaksanaan pembangunan ini telah dimulai sejak tanggal 2 Juli 2018 dan sudah rampung pada tanggal 14 September 2018.

Adapun biaya pembangunan ini menghabiskan dana Rp 198 juta lebih, selain itu ada juga dana dari beberapa donatur lainnya. Kemudian terkait dengan sekolah SDN 17 Dangri ini kini memiliki 238 orang siswa dan 14 orang guru. Sekolah ini sendiri berdiri pada tanggal 1 Januari 1972, yang awalnya ada dua sekolah yakni SDN 12 dan 17 Dangri dan kini masing-masing sekolah sudah berdiri sendiri. SDN 17 Dangri ini sendiri kini memiliki 7 ruang kelas dan 1 ruang serba guna.  (Ngurah /r3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net