Dua Ratus Delegasi Kunjungi Pembuatan Kerajinan Tangan Perak - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Kamis, 11 Oktober 2018

Dua Ratus Delegasi Kunjungi Pembuatan Kerajinan Tangan Perak

“ Terkesima Menikamti Indahnya Bali “

Badung,Balikini.Net - Perusahaan pengerajin Kerajinan Tangan (KTI) di wilayah Mambal Abiansemal menjadi salah satu tujuan kunjungan Delegasi IMF WB 2018 kemarin,(11/10)

Sebanyak dua ratus Delegasi dari berbagai Negara terkesima melihatb keindahan Alam di Bali pada umumnya, bahkan salah satu dari mereka mengungkapkan keinginannya untuk datang kembali ke Bali “ kami akan datang lagi ke Bali,saya senang melihat indahnya dan keramahan orang orang Bali “ ungkap Wolly Delegasi Asal California

Dua ratus delegasi yang mengunjungi Kawasan terbagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama tiba pada pukul 10.00 wita disambut oleh HRD KTI yang langsung diarahkan melihat lihat pemandangan dan hasil kerajinan tangan masyarakat.

Selanjutnya pada pukul 14.00 wita, kembali tiba di Kawasan KTI kelompok Dwelegasi rombongan ke dua yang melakukan hal yang sama melihat lihat hasil kerajinan masyarakat yang terbuat dari logam khususnya perak.

Pengamanan kegiatan kunjungan tersebut melibatkan personil Polres Badung, Polsek Abiansemal , bahkan terlihat Pecalang pun ikut bergabung untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada Delegasi yang berkunjung. Pegamaan kunjungan tersebut dipimpin langsung Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K menegaskan “ kami melaksanakan pengamanan rangkaian kunjungan rombongan delegasi IMF WB 2018 di kawasan KTI mambal Abiansemal, mulai dari pengamanan jalur, pengamanan lokasi dengan pola pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup, bahkan Pecalang pun terlibat dalam pengamanan ini “ terang orang nomor satu di Polres Badung ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net