ISI Denpasar Konsen Cetak SDM Berkarakter - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Kamis, 04 Oktober 2018

ISI Denpasar Konsen Cetak SDM Berkarakter

Gelontorkan Dana Pembinaan Hingga Rp 1 Miliar

DENPASAR, Balikini.Net -Dalam upaya membentuk jaringan kader kampus anti Narkoba, HIV/AIDS, Rokok, dan Korupsi, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Pra-Dasar dan Pelatihan Pengembangan Karakter Mahasiswa Anti Narkoba, HIV/AIDS, Rokok dan Korupsi bagi mahasiswa baru ISI Denpasar Tahun  2018. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (4-5)Oktober) ini mengundang pakar ahli dari berbagai instansi terkait. Diantaranya, dosen Universitas Udayana, BNNP Bali, Dinas Sosial Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, ICW dan beberapa dosen ISI Denpasar.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni ISI Denpasar sekaligus Ketua Panitia, Prof. Drs. I Nyoman Artayasa, M.Kes., mengatakan kegiatan LKMM Pra-Dasar dan Pelatihan Pengembangan Karakter ini dilakukan untuk membentuk jaringan kader kampus dan dilingkungan mahasiswa dalam rangka mencegah semakin banyaknya perokok remaja di masyarakat. Sehingga, mahasiswa bisa menjadi pelopor, motivator, dan fasilitator dalam upaya mencegah perokok pemula. Selain itu, juga sebagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan pengedarannya, mencegah penyebaran dan peduli HIV/AIDS, serta membentuk kesadaran mahasisa dan publik setiap kegiatan yang mengarah kepada adanya tindakan korupsi dan memeranginya.

"Sampai saat ini setiap angkatan mahasiswa di lingkungan ISI Denpasar tekah memiliki kader anti Narkoba, Rokok, HIV/AIDS, dan anti Korupsi. Mudah-mudahan dengan peran serta yang dimiliki, mahasiswa ISI Denpasar tidak ada yang terlibat atau terpengaruh dari faktor-faktor destrukstif dalam kehidupan sebagai mahasiswa dan dalam kehidupan bermasyarakat,"ujar Prof. Artayasa, Kamis (4/10) kemarin.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama ISI Denpasar, Drs. Gusti Bagus Priatmaka, MM., menambahkan LKMM merupakan program yang dirancang dan dilaksanakan rutin setiap tahun untuk memberikan bekal sikap, pengetahuan, dan keterampilan manajerial organisasi kepada mahasiswa. Dengan harapan agar mahasiswa dan setelah lulus nanti, tidak hanya menjadi pemimpin yang berwibawa, tetapi juga mempunyai kemampuan teknis yang sesuai dengan tuntutan masyarakat dimasa mendatang. Saat ini ada empat LKMM di ISI Denpasar, yaitu LKMM Pra-Dasar, Dasar, Menengah dan Lanjutan.

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar.,M.Hum., berharap melalui kegiatan pelatihan manajemen dan pengembangan karakter ini, mahasiswa mengenal lebih dini bahaya dari narkoba, HIV/AIDS, rokok dan korupsi. Sehingga, mereka tidak berbuat dan melakukannya. Sebab, yang dirugikan tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga merugikan lembaga, keluarga dan Negara. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan untuk sungguh-sungguh mengikuti dan melaksanakan apa yang didapatkan dari pelatihan tersebut dan bisa menjadi kader untuk menularkan kepada teman dan keluarganya.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan bisa belajar berorganisasi dan berlatih mengasah sensibilitas rasa. Sebab, hidup tidak hanya tentang diri sendiri, tetapi bagaiamana bisa berinteraksi antar sesama. "Mahasiswa tidak hanya cukup diberikan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga perlu bagaimana mereka berinteraksi antara sesama manusia. Oleh karena itu, kita wajib memberikan pelatihan-pelatihan, pembelajaran yang mengarah pada hal itu. Dan itu wajib diberikan dan diikuti oleh mahasiswa ISI Denpasar. Apalagi, kami telah menggelontorkan dana 1 miliar lebih untuk kegiatan kemahasiswaan dari 60 miliar DIPA-nya ISI Denpasar,"pungkas Prof. Sugiartha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net