Pembangunan ‘Bali Hijau’ - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Selasa, 16 Oktober 2018

Pembangunan ‘Bali Hijau’

Pembangunan  ‘Bali Hijau’ Ala Koster
; Nasib PLTU di ujung tanduk

Denpasar, Balikini,Net- Gubernur Bali, Dr I Wayan Koster tidak main-main dengan pembangunan Bali ke depan. Semuanya harus ramah lingkungan, tidak boleh ada pencemaran udara, dan harus bersih. 
Penegasan itu kembali dilontarkan lelaki asal Desa Sembiran, Buleleng ini, begitu menjadi orang nomor satu di daerah ini. Dalam konteks ini, nasib PLTU Celukan Bawang yang belakangan ini banyak digugat masyarakat  lantaran mencemari udara, karena memakai bahan bakar batubara akan segera ditinjau ulang.

Dalam keterangannya kepada awak media di Denpasar, Senin lalu Koster menegaskan tidak ada kompromi bagi bahan bakar batubara untuk PLTU harus ditinjau ulang, jelasnya. Dikatakan Koster sebagai daerah pariwisata kelas dunia, semua pihak harus mengikuti ketentuan ini. Hotel dan fasilitas wisata di daerah ini nantinya hartus beralih mempergunakan gas. Koster mengaku ini tidak main-main karena semuanya sudah dikomunikasi dengan Menteri ESDM, Jonan, dan Menteri juga sudah memberikan apresiasinya. Baru Bali saja yang secara tegas berani ambil sikap seperti ini, kata Koster lagi.
Tidak hanya itu, Koster juga menawarkan gagasan pembangunan tranportasi kereta Bali gaya baru. Dikatakan, kereta api yang ditawarkan Koster bernuansa Bali. Artinya, kita tidak akan membayangkan kereta api yang ada di Bali sama dengan kereta api  yang ada di Jawa. Di Bali, kereta apinya nanti dikemas sebagai angkutan wisata, jadi harus unik, indah dan tetap ramah lingungan. Dengan adanya tranpostasi kereta api ini, jangkauan jarak akan menjadi semaikin singkat. Dalama hal ini, Koster belum menjelaskan siapa yang akan menggarap kereta api ini, apakah pemerintah atau swasta. Yang jelas, kata Koster pihaknya sudah berkomunikasi dengan PT KAI. Kemungkinan yang akan menangani kereta api ini adalah BUMN itu, bisa juga dengan pihak swasta.
(dra/r4)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net