MAS SUMATRI PANTAU PELAKSANAAN TES CPNS TAHUN 2018 - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Rabu, 07 November 2018

MAS SUMATRI PANTAU PELAKSANAAN TES CPNS TAHUN 2018

Karangasem,Balikini.Net - Demi lancarnya kegiatan pelaksanaan seleksi CPN tahun 2018 untuk gelombang Kabupaten Karangasem yang akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 7 s/d 8 Nopember 2018, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri di dampingi Ketua panitia pelaksana kabupaten Karangasem, Sekda Kabupatn Karangasem I Gede Adnya mulyadi pantau Pelaksanaan penyelenggaraan seleksi CPNS, Rabu (7/11/2018) di Aula Udayana dan Barak Siaga Makodam IX Udayana

Baupat Karngasem dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan kebijakan untuk mencabut moratorium PNS dan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mengajukan usulan pengadaan CPNS sesuai kebutuhan Riil dilapangan khususnya SDM Aparatur Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan dan Bidang Infratruktur ke PU-an dan Pemerintah Kabupaten Karangasem reaponsif atas kebijakan ini sehingga mengajukan usulan perencanaan kebutuhan PNS tahun 2018 sejumlah 436 formasi Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB)  menyambut baik usulan Daerah sehingga terbitlah keputusan MENPAN-RB Nomor 517 Tahun 2018 tanggal 30 Agustus 2018 tentang penetapan formasi CPNS Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2018 sejumlah 202 formasi, dengan perincian tenaga guru 149 formasi, tenaga kesehatan 48 formasi dantenaga teknis ke PU-an 5 formasi formasi dari Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformas Birokrasi (KEMENPAN-RB) ini kita tetapkanI melalui keputusan Bupati Karangasem Nomor 594/HK/2018 tanggal 17 September 2018. 

Mas Smatri melanjutkan, Hal yang khusus diatur dalam keputusan Bupati ini adalah mengalokasikan 2 formasi khusus penyendang disabilitas namun berdasarkan laporan dari ketua PANSEL/Sekretaris Daerahbahwa formasi ini kosong/tidak ada yang melamar. Atas alokasi 202 formasi ini patut kita syukuri bersama karena Kabupaten Karangasem masih kekurangan SDM Aparatur. Penetapan kuota tersebut karena Pemerintah menggunakan sistem Zero Grluwth artinya mengganti PNS yang pensiun tahun 2018, "makanya kita tetap berharap di tahun 2019 Kabupaten Karangasem mendapat formasi sejumlah yang pensiun atau mudah mudahan bisa lebih banyak,"Ucap Bupati.

Lanjut Bupati mengatakan, Ujian/seleksi CPNS kali ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) hal ini berdasarkan keputusan MENPAN-RB Nomor 637 Tahun 2018 dengan tujuan untuk mendapatkan calon SDM Aparatur (PNS) yang berkualitas dan unggul di bidangnya serta berbasis kompetensi, sehingga pelaksanaan seleksi secara Kompetetif, Obyektif, Transpan, Akuntabel dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme potensi terbaik dan berkualitas sudah nampak bila kita melihat jumlah pelamar dan jumlah formasi, yaitu dari 202 formasi yang tersedia dilamar oleh 2.971 orang dan setalah dilakukan verifikasi berkas 147 orang tidak lulus seleksi Administrasi dan sebanyak 2.824 orang lulus seleksi Administrasi, dengan perincian sebagai berikut Guru Sarjana sejumlah 2.066 orang, Kesehatan Diploma sejumlah 666 orang, Kesehatan Sarjana sejumlah 60 orang, Teknis Sarjana sejumlah 32 orang. 

"Saya meminta kepada peserta ujian untuk bekerja dengan baik dan mencermati soal-soal yang ada pada layar monitor dengan penuh kosentrasi dan teliti serta memperhatikan alokasi waktu yang tersedia. Jangan menganggu teman-teman disebelah sehingga tercapai tujuan dari seleksi CAT ini untuk mendapatkan CPNS yang baik,  Kompetetif dan unggul," Tegas Mas Sumatri

"Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan staf KANREG X BKN Denpasar serta pimpinan dan staf MAHKODAM IX UDAYANA atas fasilitasi dan kerjasamanya dalam pelaksanaan SKD ini,"imbuh Bupati Mas Sumatri *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net