SUBAK KESIUT DIKUNJUNGI KEMENTRIAN PERTANIAN RI - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Sabtu, 10 November 2018

SUBAK KESIUT DIKUNJUNGI KEMENTRIAN PERTANIAN RI

Tabanan,Balikini.Net -  Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, Kementrian Pertanian RI kunjungi program Upaya khusus (UPSUS)  Gerakan Tanam Tumpang Sari di Subak Kesiut Desa Kesiut Kec Kerambitan Kab.Tabanan Jumat (9/11). Kunjungan itu untuk mendukung kedaulatan pangan di Tabanan.


Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi IV DPR RI A.A. Adi Mahendra Putra, Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Ir. Bambang Sugiarto M.eng,Sc, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Hasan Abdullah M.Si (Han) M. P. M. , Pabandya Ter Kodam IX/ Udayana Letkol Kav I Nyoman Salindra, Kasi Ter Korem 163/WSA Letkol Inf Frandi Siboro, Kepala BPTP Bali, Pasiter Kodim 1619/Tabanan Kapten Inf I Ketut Suardana, Danramil jajaran Kodim 1619/Tabanan beserta Anggota Kodim 1619/Tabanan, Kepala Desa Kesiut I Gusti Putu Gede Purwa Adnyana dan Pekaseh serta Krama Subak Kesiut dengan jumlah sekitar 170 orang.

Kegiatan dimulai dengan penanaman bibit kedelai oleh para undangan dan selanjutnya pada sambutannya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana dalam kesempatan ini menyampaikan laporan bahwa beberapa hal terkait dengan intensifikasi khusus padi, jagung, kedelai untuk Wilayah Kabupaten Tabanan pada tahun 2018. Adapun kendala utama yang  dihadapi adalah terbatasnya ketersediaan air sebagai akibat dari musim kemarau yang panjang. 


"Sehingga terjadi penundaan tanam bahkan ada yang tidak bisa tanam, sedangkan untuk bantuan sarana prasarana untuk mendukung pelaksanaan Upsus padi, jagung dan kedelai di wilayah kabupaten Tabanan sudah berjalan," ungkap Miarsana.


Dari APBD untuk kegiatan tumpang sari jagung kedelai Kab Tabanan memperoleh alokasi kegiatan seluas 212 HA dan Sebagai bentuk rasa terima kasih kami atas bantuan ini. Kami bersama masyarakat tani penerimaan bantuan akan berusaha melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan petunjuk teknis. "Sehingga harapan kita kesuksesan kegiatan ini dapat terwujud dan yang utama dapat memberikan keuntungan bagi petani, dan bisa meningkatkan pendapatan dan tarap hidup para petani," lanjutnya.


Sedangkan sambutan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali menyampaikan bahwa Wilayah Kabupaten Tabanan alih lahan sangat gencar perluasan dan juga terkendala akan debit air yang minim. Komoditi padi jagung kedelai merupakan komoditi prioritas di Wilayah Kabupaten Tabanan. "Dimana dalam pelaksanaannya kami di bantu dan diawasi oleh pihak TNI sehingga hasil yang kita capai bisa maksimal," Kata Kadis.


Diharapkan Gerakan Tumpang Sari ini anggota subak bisa melaksanakan secara maksimal agar dapat meningkatkan produksi dan meningkatkan taraf perekonomiannya. Sedangkan untuk kendala pertanian di wilayah Bali ini adalah tenaga kerja dimana di mulai dengan pengolahan lahan penyimpanan bibit, penanaman, dan berakhir di saat panen. " Kita sangat membutuhkan tenaga kerja dalam pertanian tersebut," ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan penyerahan bibit jagung secara simbolis oleh Anggota Komisi IV DPR RI A.A. Adi Mahendra Putra kepada anggota subak Kesiut diikuti oleh para undangan.

Sedangkan Sambutan Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI (Ir. Bambang Sugiarto M.eng,Sc) yang intinya menyampaikan bahwa Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan program pertanian untuk pola tanam baru yaitu dengan pola tanam tumpang sari dengan pola tanam tumpang sari ini. "Diharapkan lahan akan lebih produktif dan juga masa tanam akan lebih efektif karena sekaligus dua macam dan beberapa jenis tanaman yang akan ditanam dilahan tersebut," ungkapnya.

Wilayah pertanian Bali kami gunakan sebagai lahan uji coba dengan pola pertanian tumpangan sari, dimana diharapkan para petani mendapatkan dan memperoleh hasil pertanian yang maksimal dan mampu meningkatkan pendapatan dan hasil dari para petani. Kami harapkan juga kepada instansi terkait yang ada di wilayah Bali agar mendukung dan membantu agar program dengan pola tanam Tumpang Sari ini sukses. Mudah-mudahan wilayah pertanian dengan pola tanam Tumpang Sari ini berhasil dan nantinya akan dijadikan percontohan untuk wilayah pertanian yang lain dan mari kita sukseskan program ini. "Dan kami harapkan pengawasan dan dukungan dari semua pihak agar program ini bisa berjalan dengan sukses," Katanya.


Anggota Komisi IV DPR RI A.A. Adi Mahendra Putra menyampaikan menyikapi pertanian seperti apa yang telah disampaikan dengan melakukan pola tanam Tumpang Sari diharapkan program ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Program pertanian dengan pola tanam tumpang sari ini diharapkan semua pihak mengawal dan mengawasi pelaksanaan program tumpang sari ini agar hasilnya bisa dan dapat meningkatkan pendapatan para petani, lanjunya. Di Bali sudah mendapatkan kelebihan dari wilayah lain dimana di Bali ini terdapat subak  dimana pertanian untuk wilayah Bali sangat tergantung dan tingkat keberhasilan tergantung subak itu sendiri. Manajemen pertanian yang integrasi juga harus ditingkatkan wilayah subak di Bali agar pertanian bisa meningkatkan pendapatan para petani. Wilayah pertanian di wilayah Bali untuk sekarang ini mendapat beberapa kendalanya seperti penyusutan lahan pertanian dan air karena cuaca kemarau, 

"Mudah mudahan dengan mulainya musim hujan semua itu bisa terlewati dan kita dapat memperoleh hasil pertanian yang maksimal dan mampu meningkatkan taraf hidup dan pendapatan para petani," katanya.

Sambutan dari Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Hasan Abdullah Msi (Han) M. P. M.  pada intinya menyampaikan laporkan keberadaan TNI siap mendukung program dibidang pertanian dalam mendukung pemerintah dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. "Pendampingan kepada petani oleh seluruh jajaran Kodim 1619/Tabanan selama ini sudah kami laksanakan, adapun kendala yang kami hadapi dalam pendampingan pertanian ini adalah ilmu dan pengalaman kami dibidang pertanian," ungkapnya.

Kami juga sudah melaksanakan Sawah demplot tumpang sari di Kerambitan dimana dalam pelaksanaannya kami sudah saling berkoordinasi dengan instansi terkait dan Kami juga merintis hasil pertanian agar hasilnya lebih bagus dan maksimal, tetapi kami menghadapi kendala dalam pendistribusian hasil pertanian tersebut, Kami juga telah bekerja sama dengan Bundes dan pihak swasta dalam menyerap hasil pertanian, dimana penyerapan tersebut dilaksanakan secara tranfaransi dan disini kami juga perlu menjelaskan kepada semua yang hadir disini kenapa disetiap kegiatan pertanian ada muncul pakaian loreng, dimana kami jelaskan disini, kehadiran kami adalah untuk mendampingi dan mengawal program pertanian yang sudah direncanakan oleh pemerintah jadi selain dengan perang kita juga tidak boleh lemah diluar militer seperti ketahan pangan. "Untuk diketahui bahwa kita akan kuat jika kebutuhan pangan kita tidak ada kendala secara otomatis kita akan kuat dan musuh yang menyerang tidak akan berani menyerang," kata Dandim.


"Kami harapkan kerjasama dan dukungan dari semua elemen masyarakat agar apa yang kami perbuat dan lakukan bisa tercapai dan sesuai dengan yang kita harapkan bersama," tegasnya.

Sambutan Kepala BPTP Bali yang intinya menyampaikan bahwa kami siap mendampingi program pertanian yang sudah direncanakan oleh pemerintah agar program tersebut bisa tercapai secara maksimal. Dalam teknisnya kami akan terus melaporkan kejadian dan hasil yang dicapai. "Gerakan tanam tumpang sari ini kami harapkan juga nantinya bisa meningkatkan hasil produksi pertanian, untuk Kodim kami siap untuk membantu dalam hal bibit agar program ini bisa tercapai," ungkapnya.

Kegiatan Gerakan Tanam Tumpang Sari Jagung dan Kedelai dalam rangka Upaya Khusus (Upsus) Peningkatan Produksi Jagung dan Kedelai Mendukung Kedaulatan Pangan oleh Kementerian Pertanian RI bertempat di Subak Kesiut,  Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pola tanam tumpang sari sehingga hasil pertanian untuk wilayah Kabupaten Tabanan lebih meningkatkan dan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan tarap hidup para petani di wilayah kabupaten Tabanan.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net