Koster Totalitas Untuk Bali, 2019 Perda Perlindungan untuk Petani Bali - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Jumat, 21 Desember 2018

Koster Totalitas Untuk Bali, 2019 Perda Perlindungan untuk Petani Bali

Denpasar, Bali Kini, Net - Menginjak tiga bulan masa jabatannya sebagai Gubernur Bali, Dr I Wayan Koster mengaku belum begitu banyak berbuat. Tetapi beberapa program yang dicanangkannya sudah bisa dirasakan masyarakat.

Salah satu contoh Pergub Tentang Busana adat dan aksara Bali. Pergub ini sudah dirasakan oleh masyarakat Bali, khususnya perajin kain endek dan busana-busana adat Bali. Tingkat penjualan kain endek di Bali meningkat tajam. Kemudian yang paling menggembirakan adalah adanya rasa bangga menjadi orang Bali, ini yang penting.

Hal itu dilontarkan Gubernur Bali Dr I Wayan Koster ketika bertemu dengan wartawan di warung Be Sanur, Jumat (21/12). Dalam kesempatan itu, dihadapan wartawan Koster kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga Bali sesuai program Nangun Sat Kerti Loka Bali yakni memberdayakan seluruh komponen masyarakat Bali. 

Di tahun 2019 nanti menurut Koster yang hari itu juga didampingi Putri Koster beberapa produk Pergub dan Perda sudah disiapkan, misalnya perda menyangkut desa pakraman Bali yang sudah siap disahkan di tahun 2019. Begitu juga dengan pergub menyangkut pemberdayaan petani Bali yang memberikan proteksi yang kuat terhadap hasii hasil pertanian dan perkebunan di Bali. Dalam pergub yang menyangkut masalah pemberdayaan petani Bali itu, akan mewajibkan seluruh komponen pariwisata Bali seperti hotel dan restoran untuk memakai dan menyajikan buah-buah local Bali seperti manggis, salak dan sebagainya. Kalau sudah diberlakukan pergub itu, maka secara tidak langsung akan melindungi hasil pertanian Bali.

“Terkait dengan semua program kami, kami harap wartawan ikut memberikan dukungan,” pinta Koster kepada wartawan yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Putri Koster selaku ketua tim penggerak PKK menilai kebijakan gubernur tersebut memang sangat berdampak terhadap produk kerajinan Bali. Dan kita mendukung kebijakan gubernur tersebut, jelas Putri Suastini Koster. (r4)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net