Tirtawan Ajak Kepala Daerah "Lomba" Angkut Sampah - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Senin, 07 Januari 2019

Tirtawan Ajak Kepala Daerah "Lomba" Angkut Sampah

Denpasar, Balikini.net -Persoalan sampah hingga saat ini belum tertangani dengan maksimal. Bahkan, keberadaan sangat berpengaruh di daerah pariwisata seperti Bali. Banyak pihak yang menilai jika kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota kurang serius dalam menangani sampah. 

Anggota Komisi I DPRD Bali Nyoman Tirtawan menyatakan, dirinya melihat jika banyak kepala daerah kurang bekerja secara maksimal. "Saya belum melihat itu," katanya.

Bahkan Tirtawan sempat melontarkan tantangan kepada seluruh kepala daerah di Bali untuk berlomba-lomba mengangkut sampah. Ia siap memberikan reward bagi siapa pun yang paling banyak memungut sampah. "Kita tuntut bupati yang paling banyak mengangkut sampah. Saya kasih bonus, berapa yang diminta, saya kasih," tegasnya. 

Menurutnya, jika semua komponen bersama-sama dan komitmen menangani sampah, Bali akan mendapat nilai plus dari dunia. "Gubernur, Bupati, dan masyarakat di Bali wajib membersihkan (sampah) daratan dan dibawa ke TPA. Itu baru tindakan yang bagus dan nyata," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta menyindir pemangku kepentingan yang terkesan seperti perhitungan dalam menangani sampah plastik. Padahal jika dikelola dengan baik, dampak terhadap lingkungan akan baik. "Banyak pejabat pengambil keputusan dan dalam mengurus plastik cara berpikirnya untung rugi. Menurut saya mengurus plastik dan sampah secara umum harus dianggap sebagai cost, keuntungannya adalah lingkungan yang bersih. Pikirannnya juga jadi bersih," pungkasnya. Dp/r2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net