Balikini. Net - Masyarakat Denpasar agar menggunakan hak pilihnya dengan cerdas sesuai hati nurani dalam menentukan pemimpin Kota Denpasar tanggal 9 Desember mendatang, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik melaksanakan penyuluhan pendidikan politik. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari diikuti masyarakat pemilih pemula dan ibu-ibu dibuka secara resmi Penjabat Walikota Denpasar AA Gede Geriya, Selasa (17/11) di Gedung Wanita Santhi Graha.
AA Gede Geriya mengatakan penyuluhan dan pendidikan politik yang dilaksanakan sekarang ini momennya sangat tepat. Mengingat awal bulan Desember mendatang masyarakat Kota Denpasar memilih Walikota Denpasar. "Kami harapkan masyarakat menggunakan hak pilih secara cerdas dan konsekwen," ujarnya. Lebih lanjut AA Gede Geriya menambahkan sesuai dengan amanat UU No.2 Tahun 2011 tentan partai politik mengamanatkan perlunya pendidikan politik dengan memperhatikan kesetaraan gender yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban. Disamping juga meningkatkan peran dan partisipasi politik serta meningkatkan kemandirian dan kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.
Dimana Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia sera jujur dan adil dalam meggunakan hak pilihnya. Untuk itu pendidikan dan pelatihan ini sangat penting untuk membangun karakter bangsa. Dalam kesempatan tersebut AA Gede Geriya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan jangan sampai terpropokasi oleh isu-isu yang kurang jelas. Sehingga tidak memecah belah rasa persatuan dan kesatuan sehingga dapat memilih pemimpin secara jernih dan proporsional.
Panitia penyelenggara yang juga Kabid Fasilitasi Partai Politik dan Ormas I Wayan Puja megatakan kegiatan ini mengamanatkan perlunya pendidikan politik dengan memperhatikan kesetaraan gender yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban. Disamping itu untuk memberikan bekal pada peserta untuk memiliki pemahaman sama tentang nilai-nilai kebangsaan yang lahir dan tumbuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini juga untuk meningkatkan wawasan para peserta agar tercapai pola pikir dan pola tindak sesuai dengan kedaulatan rakyat. Dengan demikian dapat menggunakan hak pilihnya secara langsung umum bebas dan rahasia serta jujur dan adil dalam memilih pemimpinnya. Melalui kegiatan ini diharapkan juga para peserta dan masyarakat dapat mengetahui tata cara pemungutan suara di masing-masing TPS.(Hus/R-07)
AA Gede Geriya mengatakan penyuluhan dan pendidikan politik yang dilaksanakan sekarang ini momennya sangat tepat. Mengingat awal bulan Desember mendatang masyarakat Kota Denpasar memilih Walikota Denpasar. "Kami harapkan masyarakat menggunakan hak pilih secara cerdas dan konsekwen," ujarnya. Lebih lanjut AA Gede Geriya menambahkan sesuai dengan amanat UU No.2 Tahun 2011 tentan partai politik mengamanatkan perlunya pendidikan politik dengan memperhatikan kesetaraan gender yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban. Disamping juga meningkatkan peran dan partisipasi politik serta meningkatkan kemandirian dan kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.
Dimana Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia sera jujur dan adil dalam meggunakan hak pilihnya. Untuk itu pendidikan dan pelatihan ini sangat penting untuk membangun karakter bangsa. Dalam kesempatan tersebut AA Gede Geriya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan jangan sampai terpropokasi oleh isu-isu yang kurang jelas. Sehingga tidak memecah belah rasa persatuan dan kesatuan sehingga dapat memilih pemimpin secara jernih dan proporsional.
Panitia penyelenggara yang juga Kabid Fasilitasi Partai Politik dan Ormas I Wayan Puja megatakan kegiatan ini mengamanatkan perlunya pendidikan politik dengan memperhatikan kesetaraan gender yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban. Disamping itu untuk memberikan bekal pada peserta untuk memiliki pemahaman sama tentang nilai-nilai kebangsaan yang lahir dan tumbuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini juga untuk meningkatkan wawasan para peserta agar tercapai pola pikir dan pola tindak sesuai dengan kedaulatan rakyat. Dengan demikian dapat menggunakan hak pilihnya secara langsung umum bebas dan rahasia serta jujur dan adil dalam memilih pemimpinnya. Melalui kegiatan ini diharapkan juga para peserta dan masyarakat dapat mengetahui tata cara pemungutan suara di masing-masing TPS.(Hus/R-07)
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram