Mas Sumatri Hadiri Rangkaian Upacara Nyegara Gunung - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Sabtu, 23 Maret 2019

Mas Sumatri Hadiri Rangkaian Upacara Nyegara Gunung

Mas Sumatri Hadiri Rangkaian Upacara Nyegara Gunung


Karangasem ,Balikini.Net - Bupati Mas Sumatri Hadiri rangkaian Upacara Nyegara Gunung atau bisa disebut juga Ngaturang Sarin Tahun Ds. Bukit, Kec. Karangasem,Kab. Karangasem, pada Saniscara Paing Menail (23/3/2019), yang dilaksanakan di Segara Ujung, Kabupaten Karangsem.


Prosesi Nyegara Gunung yang sebelumnya dilaksanakan pada Purnama Kedasa (20/3/2019) yaitu Ngaturang Sarin Tahun di Pura Lempuyang, Persembahyangan dimulai dari Pura Bukit, Pura Penataran Agung Pucak Gunung Kembar Kenusut, lalu dilanjutkan Pura Lempuyang Luhur , tiga hari setelah upacara tersebut dilaksanakan Pakelem dimana persembahyangan dimulai dari Pura Bukit, Pura Bagus lalu menuju Segara Ujung.

Prosesi Upacara Pekelem dihaturkan Panca Pala yaitu Pala Bungkah, Pala Gantung, Pala Gluntuk, Pala Wija dan Pala Sari kemudian dilarung ke Segara ujung. Upacara Nyegara Gunung dilaksanakan oleh 5 Desa pekraman yaitu Desa Pekraman Jumenang, Bukit, Sekar Gunung, Kebon Bukit dan Batu Gunung dibawah koordinasi Desa Dinas Bukit.

Ketua Panitia I Nyoman Siki Ngurah dalam sambutannya mengatakan bahwa tradisi Nyegara Gunung atau Sarin Tahunan sempat tidak dilaksanakan, dan bisa diadakan kembali karna ingin berterimakasih atas hasil bumi yang didapatkan masyarakat Desa Bukit, "Tradisi sempat tidak diadakan selama 20 tahun lebih, kemudian diadakan kembali pada tahun 2013 dan selanjutanya selama 6 tahun hanya diadakan dalam skala kecil, tetapi karna kami masyrakat Desa Bukit yang mayoritas petani, ingin berterimakasih atas hasil bumi yang diberikan kepada kami, dan akhirnya kini di tahun 2019 kembali kami adakan",ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut I Nyoman Siki Ngurah, juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah atas dukungan dan perhatiannya kepada Desa Bukit,"Kami juga ingin mengucapkan terimakasih atas support dan perhatian dari Pemerintah yang diberikan kepada kami, dan membantu kami membuat tempat pariwisata baru yaitu Dewi Nawa Satya Bukit",ujarnya.

Dirinya juga berharap agar kedepan Tradisi ini tetap bisa dilaksanakan setiap tahun dan mnjadi salah satu Tradisi unik yg dimiliki oleh Desa Bukit, dan bisa mengembangkan pariwisata Dewi Nawa Satya Bukit.

Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya mengatakan Terimakasih kepada masyarakat Desa Bukit yang sudah melaksanakan upacara Nyegara Gunung yang didasari oleh rasa tulus ikhlas, "Saya selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem, sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas kerjasama yang baik atas berjalanya upacara ini, semoga acara ini berjalan dengan lancar sampai akhir prosesi upacara ini",ujarnya.

Dirinya juga berharap setelah dilaksanakannya upacara ini semoga lebih meningkatkan rasa saling asah, asih, asuh, paras paros sarpa naye, selulung sabayantaka atau dapat diartikan agar saling bersatu padu, saling menghargai pendapat orang lain dan saling mengingatkan, saling menyayangi dan saling tolong menolong antar sesama.

Dalam Upacara tersebut  dipuput oleh Ida Pandita Empu Maha Dharma Jaya Tanaya dari Griya Giri Kusuma, Desa Bukit dan dihadirkan pula tarian Rejang renteng, dan dalam kesempatan tersebut Bupati Mas Sumatri juga menyerahkan Dana Punia sebesar 5 Juta Rupiah.

Hadir pula dalam upacara tersebut, Kepala Disdikpora Kab. Karangasem, Kepala Bappelitbangda Kab. Karangasem, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Karangasem, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Karangasem, Kepala DP3A Kab. Karangasem, Kabag Kesra Setda Kab. Karangasem, Kabag Umum Setda Kab. Karangasem, Camat Karangasem, Perbekel Ds. Bukit, Bendesa Adat Ujung dan Perwakilan atau Tokoh Masyarakan Muslim yang ada di 5 Dusun Desa Bukit *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net