Bupati Mas Sumatri Buka Porsenides Desa Pempatan - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Senin, 15 Juli 2019

Bupati Mas Sumatri Buka Porsenides Desa Pempatan

Karangasem,BaliKini.Net - Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Desa Pempatan tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Bupati Karangasem di Sambutan Bupati dalam acara upacara pembukaan sekaligus membuka pekak olahraga dan seni desa pempatan tahun 2019, bertempat di  Lapangan Olahraga Tukad Bangkit Desa Pempatan (14/7) ditandai dengan pemukulan Gong. 

Kedatangan orang nomor satu di Karangasem itu disambut antusias oleh masyarakat Desa Pempatan dengan tari cendrawasih. Selain itu pada saat pembukaan Porsenides tersebut diisi juga dengan pelepasan burung merpati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Mas Sumatri didampingi Camat Rendang, Kadisdikpora, Kadis Sosial, dan kepala OPD terkait serta unsur perangkat desa, bendesa, kelihan adat dan dinas se-Desa Adat Pempatan.

Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas dibukanya Porsenides Pererenan ini. “Saya minta Porsenides ini harus dijunjung tinggi dengan rasa persatuan karena masyarakat disini meskipun berbeda banjar tetep bersemeton jadi harus bersatu," tegas Bupati.

Lebih lanjut dikatakan selain menjunjung tinggi rasa persatuan masyarakat Desa Pempatan juga harus menjujung tinggi prestasi. Inilah yang akan menjadi dasar yaitu dengan menyama braya dan prestasi.

 "Semeton krama banjar disini akan menjadi utusan banjar sebagai duta yang akan melaksanakan Porsenicam. Maka dari itu nanti akan diadakan perasan kuantitatif dimana para olahragawan dan seniman yang berprestasi akan mewakili Desa Pempatan ini di kecamatan, inilah yang menjadi kebanggaan saya," ujarnya.

Mas Sumatri menambahkan,Prestasi Olahraga di Tingkat Daerah  pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Tungkat Provinsi Bali Tahun 2019, Kontingen Karangasem berhasil memperbaiki peringkat dari Peringkat 7 tahun 2018 menjadi Peringkat 5 pada Tahun 2019 ini dengan total perolehan medali sebanyak 147 keping dengan perincian 32 Emas, 44 Perak dan 71 Perunggu. Capaian ini juga merupakan yang terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Kabupaten Karangasem dalam event PORJAR Provinsi Bali dan menjadi kado istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Karangasem yang baru saja merayakan Hari Jadi Kota Amlapura yang ke379 pada tanggal 22 Juni lalu. 

"Mudah-mudahan dalam tahun ini Kontingen Kabupaten Karangasem mampu pula memperbaiki peringkat perolehan medali dalam event bergengsi lainnya yaitu dalam event PORPROV Bali yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada bulan September yang akan datang," imbuhnya.

Porsenides secara nyata telah menjadi wahana pembinaan olahraga dan seni budaya, oleh karena itu kegiatan ini perlu dioptimalkan dari segi kualitas pelaksanaannya. Melalui Porsenides ini diharapkan banyak aspek yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan mencakup pemanduan bakat, pembinaan prestasi olahraga dan seni budaya sehingga munculnya atlet-atlet dan seniman-seniwati yang berprestasi. 

Sementara itu ,Ketua panitia Porsenides, Made Yuda Asmara menyebutkan, kegiatan Porsenides adalah kegiatan pekan dan seni di desa pemparan pertama kali, dana bersimber dari donatur dan anggaran desa sampai dengan 21 juli 2019.

Tujuan untuk menggali bibit2 unggul dalam memajukan pembangunan di desa Pempatan.Porsenides ini. elibatkan anak TK,SD , SMP dan SMA, seka truna truni serta umum untuk memajukan desa Pempatan.

"Tema adalah niatan kuru tarmatwam yang artiya berbuat lebih baik daripada tidak berbuat, slogan ini sejalan dengan slogan kabinet presiden yaitu kerja dan kerja. Disini metal dulu kita bangun. Baru kita bangun visi,mental kita bangun baru ke pembangunan. Kita mengajak orang orang hebat di desa pempatan, mari kita berkontribusi untuk memajukan desa pempatan ini agar lebih sejahtera," ucapnya.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net