PERINGATI OPERASI LINTAS LAUT

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


PERINGATI OPERASI LINTAS LAUT

Bali Kini
Senin, 08 Juli 2019

BUPATI ARTHA AJAK TELADANI NILAI-NILAI PERJUANGAN

Jembrana,BaliKini.Net - Peringatan operasi lintas laut digelar di Monumen Perjuangan Lintas Laut Cekik Gilimanuk, Senin (8/7). Bertindak selaku inspektur upacara Bupati Jembrana I Putu Artha, juga dihadiri Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bali Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko , Danlanal Banyuangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, S.H.,M.Tr.Hanla.,M.M, Ketua DPRD Ketut Sugiasa, Sekda Jembrana I Made Sudiada , Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana serta  OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Jembrana.

Peringatan yang rutin tiap tahun itu, Bupati Artha mengajak seluruh peserta untuk meneladani nilai-nilai peristiwa sejarah perjuangan yang terjadi di Selat Bali 4 April – 4 Juli 1946 silam. “ Kita hadir bersama ditempat ini untuk mengenang, membayangkan betapa dasyat dan mencekamnya pertempuran tersebut. Namun yang patut kita petik dan teladani , semangat perjuangan pelaku sejarah, yang berjuang dengan gigih , tak kenal menyerah tanpa memandang suku agama serta keterbatasan kala itu, “ ucap Artha. 

Pada momen peringatan itu, Artha juga mengucapkan terimakasih setinggi—tingginya kepada para veteran pejuang kemerdekaan dan pelaku sejarah yang tulus berjuang mempertahankan kemerdekaan. “ kita generasi penerus sepantasnya siap melanjutkan perjuangan itu. Jangan goyah karena hasutan, jangan terpecah belah hanya perbedaan aspirasi dan pilihan. Tetap bersatu padu dan menyamabraya dan isi kemerdekaan dengan kreativitas serta inovasi , ”tegas Artha.

Berakhirnya upacara ,  Bupati Artha didampingi Ketua DPRD Jembrana  Ketut Sugiasa turut menyerahkan secara simbolis bantuan sarana paket belajar kepada siswa-siswi SD dan SMP kurang mampu se-Jembrana. Bantuan itu berasal dari Keluarga besar Almarhum Bapak Markadi , salah satu pelaku sejarah dalam pertempuran laut di Selat Gilimanuk. Untuk  tingkat SD dibantu sebanyak 80 paket serta  tingkat SMP sebanyak 40 paket , yang berisi perlengkapan sekolah.  

Peristiwa Operasi Lintas Laut sendiri berawal pada tanggal 4 April 1946 ketika sepasukan Tentara Keamanan Bagian Laut (TKR Laut) yang dikenal dengan Pasukan M di bawah pimpinan Kapten Laut Markadi , melakukan pertempuran sengit dengan pasukan patroli Belanda. Pertempuran yang  berlangsung 15 menit, namun sudah cukup untuk berhasil mengalahkan musuh.  Hingga kini tercatat sebagai pertempuran laut pertama dalam sejarah RI. ( ari/ r7 )