DETIK-DETIK PROKLAMASI DI STADION PECANGAKAN JEMBRANA - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Minggu, 18 Agustus 2019

DETIK-DETIK PROKLAMASI DI STADION PECANGAKAN JEMBRANA

Jembrana ,BaliKini.Net - Bupati Jembrana I Putu Artha menjadi inspektur upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ke 71 Republik Indonesia di Stadion Pecangakan Kabupaten Jembrana, Rabu (17/8) pagi. Bupati Artha hadir besama istrinya ibu Ari Sugianti Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan ibu Ani Setiawarini Kembang Hartawan.

Upacara peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia yang dimulai Pk. 10.00 Wita, juga dihadiri Anggota Forkopimda Jembrana para Kepala OPD Pemkab Jembrana, BUMN, BUMD dan pejabat vertikal lainnya, ASN Pemkab Jembrana, Personel TNI dan Polri, siswa siswi SMA.

Bertugas sebagai Komandan Upacara Kapten Inf. I Wayan Yudana yang sehari-harinya sebagai Danramil 01- 1617 Negara. Sedangkan naskah Proklamasi dibacakan oleh Ketua DPRD Sementara Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, naskah Pembukaan UUD 1945 dibacakan Kepala Dinas Dikmudora Jembrana Ni Nengah Wartini

Upacara penaikan bendera dilakukan oleh pasukan pengibar bendera (paskibra) yang terdiri dari siswa dan siswi SMA/SMK terpilih di Kabupaten Jembrana. Untuk pengibaran bendera, terpilih sebagai pembawa baki bendera adalah Ni Putu Nina Setia Cindy Riastini siswa SMA 2 Negara

Sementara itu upacara penurunan bendera yang berlangsung mulai Pk. 17.00 Wita di tempat yang sama, dipimpin Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana, Anggota DPRD, Pejabat vertikal, Kepala SKPD dan Pimpinan organisasi kemasyarakatan lainnya. Seluruh prosesi upacara penaikan dan penurunan bendera berlangsung khidmat dan lancar[*/r5]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net