-->

Iklan

Menu Bawah

DUTA KECAMATAN PEKUTATAN BERADU KREASI DENGAN DUTA PENDAMPING SANGKARAGUNG DALAM LOMBA GONG KEBYAR

BaliKini.Net
Senin, 26 Agustus 2019, 20.03 WIB Last Updated 2019-08-26T13:03:40Z
Jembrana,BaliKini.Net - Rangkaian Hut Kota Negara ke 124 dan HUT RI ke 74, Kamis (22/8) malam diselenggarakan Gong Kebyar Wanita Duta Kecamatan Pekutatan (Dharma Santhi Dewi, Desa Medewi) Vs. Pendamping (Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Gayatri Kel. Sangkaragung) bertempat di Stage Pura Jagatnatha Jembrana. Gong Kebyar turut disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi istri Ny. Ari Sugianti beserta perwakilan Forkopimda dan kepala – kepala OPD Pemkab Jembrana serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan.

Kedua sekeha gong kebyar nampak penuh semangat beradu kreatifitas, meski kecamatan Pekutatan disandingan dengan pendamping dari sanggar Sangkaragung.

Perlombaan diawali dengan penampilan dari sekaa Gong Kebyar Pekutatan dengan menampilkan tabuh kreasi pepanggulan dengan judul "Abhipraya". Tabuh tersebut menceritakan sikap teguh dalam prinsip wibawa dalam moral untuk keluhuran dan keagungan seni budaya bali sebagai bagian dari keseluruhan. Dilanjutkan dengan penampilan dari sanggar Sangkaragung dengan menampilkan kreasi pepanggulan "Sengker Agung". Mengilustrasikan luas alam semesta sebagai cerminan bahwa ruang kreatifitas sangatlah luas,namun hendaknya untuk tetap bijaksana dan memperhatikan batasan - batasan yang ada.

Selanjutnya penampilan kedua dari duta kecamatan Pekutatan dengan tari kreasi "Rejang Mendak Dewa". Sebagai penata tari, Agus Satyawan, tari tersebut mengandung makna tarian persembahan yang ditujukan pada prosesi Mendak Ida Betara untuk distanakan di Pelinggih Pelik dan dituntun menuju pelinggih agung.

Dilawan dengan Tari Kreasi "Kitiran" yang dibawakan Sekaa Gong Kebyar Pendamping Sanggar Sangkaragung dengan penats tari Agus Onet.

Penampilan berikutnya Duta Pekutatan membawakan  Tabuh Kreasi berjudul "Srikandi" serta dilanjutkan dengan penampilan Duta Pendamping dengan Tabuh Kreasi "Muni Dwara Murti Candra".

Penampilan kecamatan Pekutatan diakhiri dengan Tabuh Kreasi "Gita Guna Suara" yang dibina Kadek Kamir sebagai penata karawitan.

Sebelumnya , rangkaian Lomba Gong Kebyar antar Kecamatan ini diawali dengan penampilan Gong Kebyar Kecamatan  Jembrana melawan kecamatan Melaya, serta pada hari kedua gong kebyar Negara menghadapi gong kebyar kecamatan Mendoyo. ( yogi/rls/r5)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+