-->

Iklan

Menu Bawah

Terjadi Nyala Api Dan Kepulan Asap Di Lereng Gunung Agung, BPBD Himbau Warga Tetap Tenang

BaliKini.Net
Kamis, 29 Agustus 2019, 20.55 WIB Last Updated 2019-08-29T13:55:56Z
Karangasem ,BaliKini.Net - Berdasarkan hasil koordinasi Rupusdalops PB BPBD Karangasem dengan Pos Pengamat Gunung Api Agung, Wahyu Ardi Setiawan, Rabu (28/8) dipastikan bahwa terjadinya nyala api disertai kepulan asap yang terlihat sejak kemarin adalah kebakaran hutan dan bukan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Selanjutnya, Sekretaris BPBD bersama Kasi Pencegehan & Kesiapsiaagan bergerak cepat untuk mengkoordinir Rupusdalops PB BPBD Karangasem untuk segera mengupadate kondisi kebakaran dan intens berkoordinasi dengan instansi terkait sepeti Damkar, Camat, Kepala Desa, KRPH serta relawan untuk mengetahui secara kondisi dilapangan dan kebakaran dipastikan tidak masuk ke pemukiman.

Sementara itu, informasi yang diterima melalui sambungan telephone dengan Kesatuan Pengelola Hutan Daya, I Gede Susila mengatakan bahwa kebakaran diketahui sejak kemarin sekira pukul 18.20 Wita. "Untuk memastikan lokasi kebakaran, telah dilakukan pemantauan sampai ke rumah warga paling atas di Banjar Dinas Belong. Adapun untuk menuju ke lokasi dari rumah warga tersebut diperlukan waktu ± 3-5 jam perjalan. Sedsngkan posisi api kebakaran berada pada kisaran 800 DPL dan 6 km dari puncak kawah Gunung Agung, ini cukup jauh dari pemukiman warga", jelasnya.

Di lain sisi, Sekretaris BPBD Karangasem, Eka Tirtana bersama Kasi Pencegahan & Kesiapsiagaan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan informasi yang belum pasti kebenarannya. BPBD Karangasasem memastikan bahwa kejadian tersebut adalah kebakaran hutan bukan aktivitas vulkanik Gunung Api Agung.

Berikut, perkembangan kebakaran lahan Lereng Gunung Agung di wilayah Banjar Dinas Belong, Desa Ban, Kecamatan Kubu sampai saat ini hari ini Rabu (28/8) bahwa penyebab Kebakaran belum diketahui, dan saat ini masih terpantau titik-titik api dan kepulan asap di lahan Lereng Gunung Agung, akibat Medan yang tidak dapat terjangkau oleh petugas Damkar maka titik-titik api tersebut belum bisa dipadamkan.

Adapun tindakan yang telah dilakukan dan Damkar yakni BPBD Karangasem masih memantau kelokasi dan Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan informasi yang kebenarannya tidak benar. BPBD Karangasem Berkoordinasi dengan instansi terkait sepeti Damkar, Camat, Kepala Desa, KRPH serta relawan untuk mengetahui setiap perkembangan, dan memastikan bahwa kebakaran tidak akan sampai meluas ke wilayah pemukiman. Demikian perkembangan saat ini, apabila ditemukan haljol akan kami laporkan pada kesempatan pertama", tegas Eka Tirtana. (Suar/r5)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+