-->

Iklan

Menu Bawah

Warmadwa College Menggembleng Mahasiswa Baru Unwar menjadi Wirausaha Muda.

BaliKini.Net
Kamis, 29 Agustus 2019, 13.37 WIB Last Updated 2019-08-29T06:37:44Z
Denpasar,BaliKini.Net - Menjadi mahaaiswa di era Revolusi Industri 4.0, seorang sarjana tidak paripurna jika hanya berbekal kompetensi theoretical skill yang hanya dituai di dalam kelas. Penguasaan pada kompetensi-kompetensi teknis (technical skill) justru akan sangat membantu para sarjana dalam merambah dunia yang terus melaju pesat.

Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB) melalui Warmadewa College (Wacol) menyiapkan ruang pelatihan kompetensi keahlian yang dibutuhkan para sarjana dan kalangan umum atau yang sering disebut dengan Program “sarjana plus” siap kerja.

“Saat ini setiap lulusan sarjana itu harus dibekali kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat pendamping ijazah (sesuai Permendikbud Nomor 81 tahun 2014 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikasi Profesi Pendidikan Tinggi, red). Tentu kita dukung peraturan ini, dan di Warmadewa sudah memiliki Warmadewa Collage yang arah tujuannya untuk mempersiapkan kompetensi lulusan Warmadewa yang kita sebut dengan sarjana plus,” kata Ketua YKKPB, Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., didampingi Direktur Warmadewa Collage, Dewa Made Surayadnya, S.S. beserta jajaran Warmadewa Collage di Denpasar, Kamis (29/8) saat memberikan materi dalam pelaksanaan PKKMB Unwar tahun 2019.

Program sarjana plus yang dimaksud adalah sarjana yang telah memiliki kompetensi di bidang keilmuan sesuai dengan program studinya, kemudian ditambah dengan bekal kompetensi khusus sesuai dengan talenta yang dimiliki setiap mahasiswa. Jika seorang sarjana biasa hanya akan akan membawa pulang ijazah, maka sarjana plus ini selain membawa pulang ijazah selepas pendidikan, juga akan membawa surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) sebagai bukti kompetensi yang dimilikinya.

“Kompetensi-kompetensi itu diberikan melalui kursus dan pelatihan singkat yang bisa memberikan bekal pengetahuan dan teknis tertentu dalam rangka menghadapi pasar kerja dan pangsa kerja yang ada di masyarakat,” tegas Wisnumurti.

Ditambahkan Surayadnya, sebagai ruang pengasahan kompetensi, Warmadewa Collage memiliki empat unit bagian, yakni sebagai pelaksana kursus dan pelatihan, pelatihan kerja (profesional), sertifikasi kompetensi, dan sebagai ruang uji kompetensi profesional. Secara keseluruhan, ada 18 program keahlian yang dibuka secara umum, serta menyediakan berbagai jenjang keahlian.

“Program pelatihan kerja kita meliputi program keahlian bahasa asing (bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Korea), Program Keahlian Leadership And Administrator (Fokus Pada Administrasi Perkantoran), Program Keahlian Bisnis Wirausaha Sukses, Program Keahlian Akunting, Program Keahlian Relation Officer (Public Relation, Public Speaking, MC, Dan Jurnalistik), Program Keahlian Komputer (Komputer Akuntansi, Komputer Struktur, Digital Marketing), serta Program Keahlian Entertainment (Program Fotografi dan Profesional Make Up Artist),” paparnya.

Dari keseluruhan program yang disediakan, mahasiswa diberikan kebebasan dalam memilih program yang ingin diikuti dan mengatur jadwalnya pelatihan. Dalam penyampaian materi tersebut, antusiasme mahasiswa baru dalam mengikuti materi yang disampaikan Wacol sangat besar dan sudah mulai memilih-milih program yang akan diikuti saat kuliah nanti. 

Ditambahkan oleh Surayadnya, pendampingan pengasahan keahlian tersebut, peserta didik akan didampingi para instruktur yang berasal dari para praktisi di bidangnya. “Kami memiliki 30 orang instruktur yang semuanya expert di bidangnya, sesuai dengan program masing-masing,” tandasnya. [rls/ags/r5]
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+