Bakar Sampah, Api Merembet Hanguskan Pura - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Senin, 02 September 2019

Bakar Sampah, Api Merembet Hanguskan Pura

Jembrana,BaliKini.Net  - Diduga akibat bakar sampah, Senin (2/9) sore sekira pukul 15.30 Wita, Pura Puseh Desa Pakraman Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali mengalami kebakaran.

Salah seorang saksi, I Putu Suwirga (61) seorang Pensiunan PNS asal Desa setempat mengatakan saat itu dirinya sedang menonton TV di rumah. "Tiba-tiba menantu saya memanggil dan memberitahukan bahwa ada asap di Pura Puseh. Saya kemudian segera mengambil kunci gerbang Pura bersama I Wayan Astawa (51) dan sesampai di dalam Pura dilihat api sudah membakar Pelinggih Tumpang Pitu yang beratap ijuk. Api terus merembet ke atap  Pelinggih Gedong, Pelinggih Pepelik, Pelinggih Ulun Danu, Pelinggih Taksu dan Pelinggih Sri Sedana", jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum diketahui terjadinya kebakaran oleh I Putu Suwirga ada orang yang membakar sampah di sebelah Timur Pura Puseh yang berjarak sekira 14 meter dan diketahui bernama Zubaedah (63) seorang Pedagang asal Desa setempat.

Atas kejadian tersebut, 4 unit mobil PMK Jembrana dan 1 Unit mobil tangki BPBD Kab. Jembrana dipimpin oleh Kabid Linmas Pemkab Jembrana I Putu Prana Jaya, SE diluncurkan ke TKP dan sekira 17.45 api berhasil dipadamkan menghabiskan sebanyak 21 tanki.

Adapun bagian Pura yang terbakar diantaranya Pelinggih Meru Tumpang Pitu, Pelinggih Gedong Brahma, Pelinggih Pepelik, Pelinggih Ulun Danu  Pelinggih Taksu dan Pelinggih Sri Sedana dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 1.300.000.000,-

Tidak ada korban jiwa dan kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan Tim Porensik dari Polres Jembrana. (Suar/r5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net