-->

Iklan

Menu Bawah

Diduga Cemburu, Korban Meninggal Akibat Minum Air Aki

BaliKini.Net
Minggu, 22 September 2019, 19.21 WIB Last Updated 2019-09-22T12:21:09Z
Jembrana ,BaliKini.Net – Warga Banjar Bangli, Sabtu (21/9) malam dikagetkan atas meninggalnya I Wayan Satra (39) di rumah korban Banjar Bangli, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten jembrana, Provinsi Bali.

Korban meninggal diduga akibat minum air aki. Hingga kejadian itu kontan membuat seluruh keluarganya histeris. Bapak dari dua anak ini kesehariannya diketahui sebagai buruh tani, nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara minum air Aki,  diduga akibat cemburu kepada istrinya.

Dari hasil konfirmasi, istri korban Ni Kadek Putri memang mengakui korban cemburu. Dikatakan, sekitar Jam 10.30 Wita baru datang dari rumah ibu kandungnya di Banjar Nusamara untuk menjemput anaknya. "Setiba di rumah saya melihat suami duduk di kamar tanpa berbicara sedikit pun. Saya tidak menyangka suami saya nekat minum air aki, katena sebelumnya saya tidak melihat Aki. Sekira pukul 23.00 Wita, saya mendengar suara seperti orang jatuh. Setelah saya tengok di luar kamar saya melihat suami saya jatuh dan disampingnya ada gelas plastik warna orange. Dari mulut suami saya tercium bau air aki, hingga sepontan saya langsung menghubungi Kelihan Banjar Bangli, I Ketut Agus Kanten datang bersama warga. Selanjutnya, mereka membantu mengajak suami saya ke Puskesmas Pekutatan dan langsung dirujuk ke RSUD Negara” jelasnya.

Sementara itu, Kelihan Banjar Bangli, I Ketut Agus Kanten mengatakan, sekitar jam 00.24 Wita ada salah seorang warga mendatanginya dan melaporkan bahwa korban I Wayan Satra telah minum air aki.

“Saya langsung ke rumah korban dan mengevakuasi korban ke Puskesman Pekutatan. Setelah diperiksa Dokter, ternyata memang keracunan air aki, sehingga korban dirujuk ke RSUD Negara. Setiba di Rumah Sakit, korban sempat dirawat hingga sekitar Jam 05.00 Wita. Selanjutnya, pihak RSUD Negara bersiap merujuk korban ke RSUP Sanglah Denpasar, namun korban sudah menghembuskan napas terakhir” terangnya.

Atas kejadian tersebut, pihak korban kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Mendoyo dan meneruskan ke Tim Reskrim serta Identifikasi Polres Jembrana. (Suar/r5)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+