Kakak Beradik Anak Yatim Piatu Selalu Jalani Hidup Dengan Rasa Bersyukur - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Selasa, 24 September 2019

Kakak Beradik Anak Yatim Piatu Selalu Jalani Hidup Dengan Rasa Bersyukur

Klungkung,BaliKini.Net - Semangat melanjutkan perjuangan hidup, selalu bersyukur jangan pernah bermalas-malasan dan selalu jauhi minum-minuman keras maupun bahayanya narkoba. Pesan itulah yang diungkapkan ketika, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga Ketua PMI Kabupaten Klungkung, menyerahkan bantuan logistik sembako kepada kakak beradik yatim piatu yakni I Kadek Suardana (15) dan Komang Juniarta (13) di Banjar Payungan, Desa Selat, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Selasa (24/9/2019) Pagi.

Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-74 tahun 2019, yang jatuh setiap tanggal 17 September lalu. Dalam acara penyerahan bantuan tersebut rombongan Wabup Made Kasta turut didampingi prajuru setempat dan para staf PMI Klungkung. Kegiatan kemanusian ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Klungkung dan PMI rutin setiap tahun dalam membantu sejumlah warga diseluruh Kecamatan di Kabupaten Klungkung.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Kasta berharap kedua kakak beradik yatim piatu ini bisa selalu semangat melanjutkan perjuangan hidup, meskipun keadaan seperti ini mereka harus kuat dan tetap selalu bersyukur. "Jalani hidup dengan semangat yang tinggi, meskipun keadaan kalian seperti ini tetaplah berusaha dan kuat jangan pernah salah bergaul dan jauhi miras (minum-minumas keras) maupun bahayanya narkoba," Harap Wabup Kasta sembari memberikan semangat kepada meraka.

Sementara itu, kakak beradik yatim piatu tersebut sudah ditinggal orangtuanya sejak berusia 6 bulan. Kadek Suardana saat ini duduk di bangku sekolah kelas tiga SMP sedangkan adiknya Komang Juniarta kelas satu SMP. Dengan bantuan ini diharapkan akan dapat mengurangi beban dan menunjang kebutuhan pokok warga miskin. "Hari libur saya mencari sayur-sayuran seperti sayur paku, kangkung. Selain itu, juga mencari ketela maupun buah nangka yang kemudian nanti saya jual langsung di pasar cucukan, Desa Selat. Langkah tersebut saya lakunan untuk biaya sekolah," Ujarnya.

Lebih lanjut ia mengaku berangkat sekolah dari jam 11 siang pulang jam 6 sore dengan menempuh jarak tiga kilometer untuk mencapai sekolahnya di SMPN 4 Klungkung. Kadang ia jalan kaki kadang numpang sama temanya. "Terimakasih saya ucapkan atas kepedulian pemerintah terhadap kondisi saya," Ucapnya. (puspa/r6)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net