-->

Iklan

Menu Bawah

Kemenhan- Kesbangpol Denpasar Gelar Sosialisasi Kesadaran Bela Negara

BaliKini.Net
Selasa, 24 September 2019, 19.24 WIB Last Updated 2019-09-24T12:24:39Z
Denpasar,BaliKini.Net - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar menggelar sosialisasi dan evaluasi pembinaan kesadaran bela negara lingkup pekerjaan di Kota Denpasar Provinsi Bali Tahun 2019 yang diselenggarakan di Hotel Grand Santhi Denpasar pada Selasa (24/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut Analisis Madya Bela Negara Ditjen Potham Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letkol (Inf) Subarda Triwahyudi , Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Batuan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, I Nyoman Darmayasa, Kakanwil Kemenhan Provinsi Bali, Kol. Inf. Ketut Budi Astawa.

Kesadaran Bela Negara merupakan bagian dari upaya membangun sikap dan karakter bangsa serta mental dan perilaku warga negara yang senantiasa cinta tanah air. Demikian disampaikan Kepala Bidang Bina Ideologi dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, I Nyoman Darmayasa saat membacakan sambutan Walikota Denpasar. 

Lebih lanjut Darmayasa mengatakan bela negara merupakan kerjasama segenap elemen bangsa dan negara bukan hanya Pemerintah, apalagi sekedar nomenklatur program instansi atau satuan kerja tertentu saja.

“Bela negara merupakan wadah peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat dari dunia usaha, dunia pendidikan, media hingga tokoh pemuda semua bisa dan wajib ikut sesuai profesi maisng-masing,” ujarnya.

Dikatakan Darmayasa, Kota Denpasar baru dinobatkan oleh Dewan Real Estate Indonesia (REI) dinobatkan menjadi kota yang paling makmur se-Indonesia. Dengan hal tersebut Denpasar merupakan bagian kecil dari wilayah NKRI, namun untuk mencapai yang besar tentunya kita mulai dari yang kecil.

“Kita mengajak semua elemen bangsa untuk mewujudkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan persatuan kesatuan dengan aksi nasional bela negara di berbagai bidang,” kata Darmayasa.

Sementara Analisis Madya Bela Negara Ditjen Potham Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, Letkol (Inf) Subarda Triwahyudi mengatakan kegiatan sosialisasi kesadaran bela negara merupakan bagian dari upaya membangun sikap dan karakter bangsa, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari program revolusi mentalsebagai salah satu agenda prioritas pemerintah sebagaimana tertuag dalam nawa cita ke delapan.

“Nilai-nilai bela negara itulah yang diharapkan akan menjadi landasan sikap dan perilaku kita semua yang diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-harisesuai bidang dan profesi masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku warga negara yanng senantiasa cinta kepada tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada pancasila sebagai ideologi negar serta memiliki kemampuan awal bela negara.

“Aktualisasi nilai-nilai bela negara tersebut penting dan dibutuhkan bagi negara, terlebih bila mencermati perkembangan dinamika ancaman di era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut adapun narasumber yakni Kakanwil Kemenhan Provinsi Bali, Kol. Inf. Ketut Budi Astawa dan Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Denpasar,  Dr. IB. Radendra Suastama dan egiatan diselenggarakan selama 2 hari terhitung 24-25 September 2019. (Eka//r5)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+