-->

Iklan

Menu Bawah

Kenalkan Deteksi Dini Dan Bahaya Kanker, SMPN 1 Melaya dan SDN 4 Gilimanuk dinilai

BaliKini.Net
Jumat, 20 September 2019, 19.33 WIB Last Updated 2019-09-20T12:33:27Z
Jembrana,BaliKini.Net - SMPN 1 Melaya dan SDN 4 Gilimanuk menjadi duta Kabupaten Jembrana mengikuti lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Peripurna (PKTP) Provinsi Bali tahun 2019. Kedua duta Jembrana ini dinilai Tim Penilai PKTP Provinsi, Jumat (20/09) di SMPN 1 Melaya.

Kedatangan tim disambut Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya dan Kadis Kesehatan Jembrana dr. Putu Suasta, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jembrana (YKI) Ni Kadek Ari Sugianti beserta Wakil YKI Ani Setiawarini bersama Tim Pembina Kab. Jembrana. Tim Provinsi juga disambut yel-yel penanggulangan kanker dari siswa-siswi SDN 4 Gilimanuk dan SMPN 1 Melaya.



Ketua YKI Cabang Jembrana dalam sambutannya menympaikan kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit kanker pada anak sekolah melalui Lomba PKTP di tingkat kabupaten secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Lomba ini awalnya diikuti masing - masing lima sekolah baik dari tingkat SD dan SMP yang dilaksanakan Bulan Mei-Juni lalu. 

Selanjutnya ditetapkan pemenang juara lomba penanggulangan kanker terpadu yaitu SDN 4 Gilimanuk dan SMPN 1 Melaya yang maju sebagai perwakilan Jembrana pada lomba PKTP tingkat provinsi Bali.

Kegiatan yang telah dilaksanakan  dalam upaya mendukung pencegahan dan penanggulangan kanker antara lain penyuluhan kanker ke sekolah SD, SMP dan SMA, Lomba IVA hingga Lomba PKTP. "Di SMPN 1 Melaya sendiri berbagai kegiatan dilaksanakan dari roadshow penyuluhan kanker dari banjar ke banjar, melakukan program satu siswa satu klien tes IVA, membentuk sekaa bondres anti kanker hingga kantin sehat berkarakter tanpa sampah,"ujarnya.

 Bupati Jembrana dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya menyampaikan berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Jembrana dalam pencegahan dan penanggulangan kanker. Salah satunya menyasar anak - anak sekolah melalui pengenalan ancaman kanker dengan deteksi dini kanker .Harapannya pengetahuan tentang perjalanan penyakit kanker secara dini dapat dimengerti dan diketahui anak - anak. "Dengan demikian,perilaku dan pola hidup bersih dan sehat dapat meningkat baik dikalangan siswa, pengelola kantin dan para guru," kata Sumber Wijaya.

Disisi lain, PKTP merupakan program penanggulangan penyakit kanker menyeluruh yang dilaksanakan oleh semua potensi yang ada, baik pemerintah bersama masyarakat termasuk swasta melalui empat aspek penanggulangan kanker yaitu pencegahan primer, deteksi kini, pengobatan dan paliatif serta rehabiliatif,"imbuhnya.

Ketua Tim Penilai PKTP Provinsi Bali, Ni Wayan Tianing menjelaskan, pelaksanaan kegiatan lomba PKTP ini sebagai upaya untuk mengentaskan penyakit kanker di Bali.Dimana, beragam upaya dilaksanakan termasuk upaya pencegahan sejak dini yang dapat dilakukan dari sekolah.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit kanker dan bagaimana cara-cara pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.

"Kami berharap dari lomba ini mampu menjadi wahana sosialisasi tentang pola hidup sehat, serta upaya preventif dalam mencegah penyakit kanker," harapnya.

Adapun yang menjadi parameter penilaian kali ini yakni Kegiatan Organisasi dan Administrasi, Kegiatan Penanggulangan Kanker, Kegatan Penyuluhan, Kebersihan Lingkungan Sekolah dan Simulasi. (Yogi/r4)

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+