KOMITMEN WUJUDKAN PILKEL DAMAI, CALON MENANG SAMBANGI PIHAK YANG KALAH - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Selasa, 24 September 2019

KOMITMEN WUJUDKAN PILKEL DAMAI, CALON MENANG SAMBANGI PIHAK YANG KALAH

Jembrana,BaliKini.Net - Pemilihan perbekel serentak di Kabupaten Jembrana telah usai digelar, senin( 23/9). Pelaksanaan pilkel 35 desa itu relatif aman dan lancar, tanpa gejolak berarti. Termasuk usai pengumuman hasil yang menentukan calon perbekel terpilih . Kedewasaan berdemokrasi  yang makin matang, terlihat saat kedua belah pihak sama-sama menghormati hasil pilihan masyarakat, serta  komitmen mewujudkan Pilkel yang damai dan kondusif.

Seperti didesa Yeh Kuning Kecmatan Jembrana, suasana sejuk  terlihat saat calon perbekel nomor urut 2 I Gusti Made Adiasa Susila, yang baru saja dinyatakan menang menyambangi  kediaman pesaingnya   nomor urut 1 I Wayan Arnawa, selasa ( 24/9).

Susila mengungguli Wayan Arnawa dengan perolehan suara 1015 berbanding  834 suara.

Difasilitasi Camat Jembrana I Made Leo Agus Jaya, kedua belah pihak membuktikan komitmen mereka untuk siap menang maupun kalah , menerima apapun hasil yang diraih. Mereka juga sepakat kembali bersatu dan bersama –sama membangun desa Yeh Kuning. “ Saya ajak Bapak I Wayan Arnawa untuk bersama-sama ikut berperan dalam pembangunna Desa Yeh kuning.Termasuk merangkul dan merekrut kandidat terpilih, tentunya untuk memajukan desa Yeh Kuning serta Jembrana kedepan, “ kata Susila.  

Sementara , selaku pihak yang kalah I Wayan Arnawa mengaku legowo menyikapi  hasil pilkel . Ia juga mengucapkan selamat atas kemenagan Susila. “ Tentunya saya ucapkan selamat , dan siap membantu , baik ide maupun tenaga untuk membangun desa Yeh Kuning , apabila dibutuhkan, “ujarnya.

Selain didesa Yeh Kuning , ucapan selamat serta komitmen mewujudkan Pilkel damai juga terlihat didesa Pekutatan.. Dua calon yang sama –sama tersisih, masing-masing I Wayan Ariana calon No 4, yg paling kiri I Gede Pandia calon No. 1, sama –sama sepkat serta mengakui hasil Pilkel. Mereka berdua pd prinsipnya legowo menerima hasil Pilkel didesa Pekutatan yang memenagkan calon nomor urut dua , I Gede Silagunada dengan perolehan 927 suara.

“  Semuanya ( hasil pilkel )  itu sudah jalan hidup, harus bisa legowo , yang penting Pilkel disini sudah  berjalan dengan  damai, “ ujar Arnawa diiyakan I Gede Pandia , ketika bertemu dikediaman I Wayan Ariana.,

Pada pertemuan itu, kedua tokoh itu saling berjabat tangan disaksikan langsung camat Pekutatan I Wayan Yudana. Kendati sebelumnya mereka saling bersaing berebut suara., mereka tampak kompak , bersahabat satu sama lain.Sedangkan pertemuan dengan calon yang menag akan secepatnya diwujudkan.

Sementara Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambut baik kedewasan berpolitik yang ditunjukkan masing-masing calon menyikapi hasil pilkel. Kedewasaan itu sebut Kembang  ditunjukkan dengan saling menghormati baik pihak yang menang maupun dari yang kalah.” Mari berdemokrasi dengan gembira. Untuk yang menang jangan euforia berlebihan sedangkan yang kalah jangan bersedih. Segera rekonsiliasi dan terus berkarya untuk pembangunan  didesa, “kata Kembang Hartawan. Ia juga mengharapkan calon yang menang segera merangkul pihak yang kalah untuk ikut berkontribusi bagi pembangunan kedepan. “ Pilkel  memang mencari kemenangan, pasti masing-masing ingin menang, tapi tidak boleh mengobarkan permusuhan, perpecahan, perseteruan. Semuanya  tetap bersahabat, satu desa , berikan contoh yang baik kepada pendukung serta masyrakat desa disana, “cetus Kembang.

Kembang juga berharap contoh tersebut segera diikuti oleh calon –calon lainnya diseluruh desa diJembrana yang baru saja melaksankan Pilkel serentak. “ Lupakan perbedaan pilihan pilkel, saatnya bersatu kembali, agar fokus membangun desa kedepan, “ tutur Kembang Hartawan.

Pelaksanaan Pilkel di Jembrana dilaksanakan serentak di 35 desa , diikuti 124 orang calon perbekel dan tersebar di 276 TPS. ( abhi/r5 )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net