Fraksi Demokrat Pertanyakan Komitmen Anggaran - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Kamis, 07 November 2019

Fraksi Demokrat Pertanyakan Komitmen Anggaran

DENPASAR,Balikini.Net - Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali menyampaikan Pandangan Umumnya terkait empat Raperda. Salah satunya yakni Raperda tentang APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2020. Dalam Pandangan Umum yang disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat I Komang Nova Sewi Putra menyarankan agar penentuan APBD Tahun 2020 didasarkan pada APBD Tahun 2019.

Dengan demikian, realisasinya akan lebih realistis sesuai dengan pendekatan yang digunakan sebagai dasar estimasi pendapatan daerah dalam Rancangan APBD Semesta Berencana Tahun Anggaran 2020 dengan menggunakan potensi riil, dan dengan mempertimbangkan perkembangan realisasi PAD Tahun 2019. Jika melihat PAD Perubahan 2019 direncanakan sebesar Rp. 3,762,78 Triliun, sementara untuk Tahun 2020 direncanakan menjadi Rp. 3.762,474 Triliun. Ada penurunan sekitar Rp. 310 Miliar. “Hal ini menunjukan bahwa saudara Gubernur dan jajaran yang mengelola pendapatan daerah kurang memiliki kreatifitas dan inovasi”, ujar Nova saat Sidang Paripurna DPRD Bali, Rabu (06/11).

Fraksi Partai Demokrat juga menyoroti soal Hibah kepada KPI Balu Tahun 2020. Dimana, untuk Tahun 2019 hibah diberikan sebesar Rp. 1,7 Milyar, sedangkan untuk Tahun 2020 justru turun menjadi Rp. 1,2 Milyar. Pihaknya menilai, program kegiatan KPI baik yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan pusat maupun sesuai dengan kondisi local Bali memerlukan dana yang jauh lebih besar dari yang dianggarkan Tahun 2019. “Sehingga banyak terjadi program kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan apalagi Tahun 2020 diturunkan. Kami khawatir keberadaan KPI hanya sebagai pelengkap atau aksesoris belaka,” tegasnya. Dp/r2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net