KUNJUNGI GEDUNG PLUT , WABUP DORONG WIRAUSAHA MUDA DIFASILITASI

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


KUNJUNGI GEDUNG PLUT , WABUP DORONG WIRAUSAHA MUDA DIFASILITASI

Bali Kini
Senin, 25 November 2019

Negara,BaliKini.Net - Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengharapkan PLUT Jembrana mampu bersinergi dengan berbagai macam pelaku usaha dan jenis usaha UMKM khususnya pemula serta usaha anak muda. Ia melihat ceruk usaha untuk kalangan muda saat ini sedang tumbuh  sehingga perlu didorong , agar terus berkembang. 
“ Pembentukan PLUT salah satu fungsinya memfasilitasi serta akselerasi pemberdayaan UMKM. Saya ingin generasi melenial ini kita  dorong usahanya ,  agar berkembang. Lewat serangkaian pelatihan dan pendampingan . Nantinya mereka  bisa mandiri , membuka lapangan pekerjaan sendiri sehingga tidak tergantung orang lain, “ ujar Kembang , usai meninjau gedung PLUT KUMKM  ( Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi UMKM ) ,  di jalan ngurah rai negara, senin ( 25/11). 
Ia mencontohkan saat ini banyak jasa usaha/ profesi  anak muda yang tengah tren. 
“ Banyak anak muda menggeluti usaha   coffe shop,  menjadi   barista, membuka clothing , dan makanan . Nah pelatihan semacam itu harus disiapkan kepada mereka . PLUT harus punya  konsultan yang memadai sehingga fungsinya dirasakan ,” tambah Kembang. 
Kembang juga meminta pengelola PLUT kreatif tidak hanya terpaku pada jenis usaha yang sudah ada. Tapi juga melirik sektor sektor usaha baru , termasuk memiliki tenaga khusus dan konsultan yang paham akan seluk beluk usaha itu. Harapannya kedepan , keberadaan PLUT  akan optimal dan mampu menjadi rumah besar pelaku UMKM serta mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki daerah. 

Kunjungan Wabup ke Gedung PLUT Jembrana juga untuk mengecek penataan lahan yang rencana dilanjutkan tahun depan. Selain pemasangan paving juga dianggarkan penataan halaman depan. Wabup ingin bangunan PLUT nanti lebih terbuka , tidak ada sekat atau pagar depan. Jadi masyarakat yang ingin  berkunjung dan berkonsultasi lebih leluasa. “  Bangunan PLUT harus terbuka  guna menarik masyarakat datang . Saya ingin bagian depan juga disediakan meja dan  kursi dan  space khusus untuk  kuliner atau cafetaria. Jadi pelayanan tidak harus didalam gedung . Bisa diluar ruangan , lebih santai sambil  sharing usaha dan berkonsultasi . Sambil berkonsultasi ,mereka juga bisa  memilih pelatihan yang diminati. Misalnya  animasi, komputer, teknisi, desain grafis, programning dan juga barista kopi sampai roasting kopi, “papar Kembang.


Sementara Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Koperasi Jembrana I Putu Eka Artha mengatakan  PLUT KUMKM , dibangun tahun 2018  melalui dana Kementerian Koperasi dan UKM RI. Saat ini  PLUT Jembrana sudah beroperasi memiliki Konsultan Pendamping sebanyak 5 orang .
Selain konsultan pendamping , jumlah itu di tambah dengan Koordinator pengelola PLUT yg juga dibiayai  dari Kementerian Koperasi. 


Terkait penataan gedung selanjutnya , pihaknya tahun ini mendapat anggaran dari APBD sebesar  Rp 100 juta guna penambahan sarana penunjang di PLUT berupa  Panataan Halaman depan  serta pemasangan paving. Penataan itu akan berlanjut ditahun berikutnya sehingga bisa maksimal  digunakan oleh para UMKM/Wirausaha untuk  melakukan kegiatan di PLUT
Pihaknya juga sudah melakukan pendampingan kemasing-masing UMKM .Secara langsung mereka dibina mulai fasilitasi perijinan , fasilitasi Perijinan Produk Industri Rumah Tangga ( PIRT ) , kemasan barang ,  manajerial sampai teknik pemasaran. Jenis usahanya meliputi usaha kuliner, industri, koperasi dan perdagangan.
 “ Untuk tenaga konsultan kita sudah penuhi sejak enam bulan terakhir ini. Selain menyiapkan pelatihan juga melakukan pendampingan secara langsung kepada UMKM . Tiap bulan mereka wajib melaporkan kegiatannya kekementerian koperasi melalui aplikasi online. Jadi kegiatannya terpantau , “papar Eka Artha. 

Terhadap permintaan Wabup untuk unit usaha UMKM baru terutama yang menyasar anak muda, pihaknya menyanggupi. “ Kita akan komunikasikan dengan konsultan pendamping.  Tentunya sebagai konsultan mereka harus dipersiapkan. Memiliki kualitas dan kapasitas yang baik serta keahlian yang  memadai,” cetusnya . ( abhi/ r4 )