-->

Iklan

Menu Bawah

Bersih-bersih Teluk Gilimanuk , Terkumpul 1 Kwintal lebih Sampah Plastik

BaliKini.Net
Jumat, 27 Desember 2019, 20.51 WIB Last Updated 2019-12-27T13:51:17Z
Jembrana,Balikini.Net - Sampah plastik ancaman  bagi lingkungan karena perlu ratusan tahun untuk mengurainya. Untuk mengurangi sampah plastik, Pemkab Jembrana menggelar Kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang kali ini di pusatkan di Teluk Gilimanuk, kelurahan Gilimanuk, jumat ( 27/12), mulai pukul 7 pagi.

Acara dihadiri  Bupati Jembrana I Putu Artha beserta Ny. Ari Sugianti Artha, Sekda Jembrana I Made Sudiada,pimpinna OPD bersama segenap ASN , TNI/ Polri serta  siswa–siswi SD sekitar.

Bersih-bersih gilimanuk sebagai  tindak lanjut dari Pergub no 97 tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Surat Edaran Bupati Jembrana no 660/999/DLH/2018 tentang tentang Pengurangan dan Penanganan Sampah Rumah dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga di Kabupaten Jembrana.

Usai bersih-bersih seluruh sampah plastik itu dikumpulkan dan ditimbang . Hasilnya terkumpul seberat  133 kilogram sampah plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang juga selaku ketua panitia, I Wayan Sudiarta menyampaikan sampah plastik seberat 1 kwintal lebih itu nantinya akan diangkut ke TPA Peh.

“Setelah sampah-sampah yang terdiri dari limbah plastik itu, ya nantinya kita kumpulkan itu akan kita bawa ke TPA yang ada di dusun Peh, desa Kaliakah. Kegiatan seperti ini kita terus lakukan secara rutin dalam mewujudkan Bali Resik yang terbebas dari sampah plastik di Jembrana,“ ujarnya.

Usai kegiatan, , Bupati Artha mengatakan, program Bali resik ini merupakan arahan gubernur bali untuk bersih-bersih dilingkungan pesisir . Tujuannya agar sampah plastik tidak lagi ditemukan mencemari laut Gilimanuk, terlebih kawasan Teluk Gilimanuk adalah daerah wisata.

“ kita arahkan bersih-bersih kali ini diGilimanuk , agar kawasan wisata ini bebas dari sampah plastik, terutama disepanjang pesisir pantai, “ kata Artha. Selain itu ditambahkan Artha , penanganan sampah plastik tidak cukup ditangani oleh Pemerintah Daerah saja, melainkan perlu dukungan  komitmen dari seluruh komponen masyarakat. “ Terlebih  teluk Gilimanuk ini menjadi salah satu destinasi objek wisata . Jadi kebersihannya mutlak dan harus dirawat , “ sambungnya .

Dengan dilaksanakannya gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Artha juga berharap  seluruh warga masyarakat gilimanuk dan juga anak-anak sekolah terutama instansi vertikal yang ada dikabupaten jembrana untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan pariwisata . Agar Gilimanuk  tetap asri dan bebas dari sampah.

“ Untuk itu mari saling mengingatkan , tanamakan menjadi kebiasaan agar tidak membuang sampah di sepanjang pantai apalagi  sampah plastik,” pungkasnya . ( adi/r4)

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+