-->

Iklan

PEMKAB JEMBERANA INGIN DONGKRAK JUMLAH PENGUSAHA BARU JEMBRANA

BaliKini.Net
Senin, 16 Desember 2019, 21.46 WIB Last Updated 2019-12-16T14:46:35Z
Negara ,BaliKini.Net - Hari Senin (16/12), Wabup Kembang memberikan Motivasi Penguatan Kewirausahaan bertempat di Gedung Kesenian Ir. Soekarno. Dihadapan peserta yang merupakan siswa SMA se-Jembrana serta mahasiswa Poltek Kelautan Perikanan,  Kembang mengatakan di negara – negara maju memiliki jumlah pengusaha rata – rata 14 persen, sedangkan di Indonesia masih di kisaran 3,1 persen, sedangkan di Jembrana 1,9 persen. Padahal menurutnya pengusaha merupakan penggerak ekonomi di suatu daerah.

Menurut Kembang berbagai latar belakang sebenarnya bisa menjadi pengusaha asal ada niat, jeli dan berani melihat peluang. “Semisal seorang dokter bisa menjadi pengusaha, tidak hanya bekerja di rumah sakit. Dia bisa membuka apotik, klinik, bahkan bisa membuka rumah sakit swasta”ucapnya. Selama seorang pengusaha sangat tekun dan kreatif, penghasilannya juga sangat menjanjikan.

Seorang pengusaha juga harus paham dengan selera pasar dan pangsa pasarnya. Di tahun 2019 ini generasi milenial mendominasi peran pasar. Sebagai pengusaha harus paham dengan selera pasar generasi milenial dan generasi yang akan datang. Setiap generasi mempunyai gaya hidup dan selera yang berbeda.

Ia mencontohkan pada generasi milenial yang cendrung tertarik dengan kemasan yang apik meski sebenarnya dari segi kualitas tidak berbeda jauh dengan produk lainnya. “Seperti produk madu dari salah satu desa di Melaya, ketika dikemas dengan botol mineral bekas tentu harganya pembeli generasi milenial akan ragu membelinya. Namun ketika di kemas dengan kemasan yang apik, harganya bisa berbeda 100 ribu meski isinya sama” ucapnya.

Dari pertemuan tersebut, Kembang sangat berharap generasi ke depan memiliki cita cita sebagai pengusaha, dan jumlah pengusaha di Jembrana selalu bertumbuh. Menurutnya, Jembrana memiliki potensi yang baik seperti coklat, kopi, kuliner, buah, yang jika di kemas dengan kreatif tentunya akan menarik konsumen untuk membeli produk. ( adisuta / r9 )
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU