-->

Iklan

Menu Bawah

BUPATI ARTHA TINJAU KORBAN KEBAKARAN DI DESA EKASARI

BaliKini.Net
Senin, 13 Januari 2020, 20.09 WIB Last Updated 2020-01-13T13:09:48Z
Jembrana,BaliKini.Net - Musibah kebakaran dengan korban  I Ketut Arka (55), warga Banjar Adnyasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, pada Kamis (09/01/2020) malam, mendapat perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha.

Saat kejadian itu rumah yang berukuran 6 meter X 9 meter milik I Ketut Arka (55) dalam situasi sepi. Turut  perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha.

Bupati Artha  meninjau langsung lokasi kebakaran , senin (13/1)  menghanguskan seisi kamar. Diduga sumber  api berasal dari kamar suci miliknya hingga menghanguskan selain bangunan berkap kayu seluas 6x9 meter. Berbagai perabotan serta isi rumah juga ikut ludes diantaranya kasur ,lemari ,TV , speaker . Musibah terjadi saat kondisi rumah dalam keadaan sepi. 

Turut hadir mendampingi Bupati Artha , Ny Ari Sugianti Artha,  Kepala Satpol PP I Gusti Ngurah Rai Budi, Kepala Bagian Humas Protokol I Made Cipta Wahyudi Serta Camat Melaya I Putu Gede Oka Santhika.

Dilokasi , Bupati Artha sempat membesarkan hati korban untuk iklas serta menyebut   setiap musibah selalu ada hikmah di dalamnya.

Begitu pula kebakaran yang menimpa keluarga I Ketut Arka mengingat yang terbakar adalah rumah tempat tinggal pribadi bersama keluarga tentu sedikit banyak akan meninggalkan rasa sedih dan trauma.

“Musibah ini memberikan kita pelajaran untuk selalu berhati-hati. Potensi sekecil apapun bisa menimbulkan musibah ,"  ujar Artha.

Kendati kebakaran tersebut sempat menghanguskan sebuah kamar beserta isinya, Bupati melihat kondisi rumah secara keseluruhan masih cukup bagus sehingga tidak perlu dibongkar total. Guna meringankan beban korban sekaligus bentuk keprihatinan, ikut diserahkan bantuan berupa sembako serta berbagai perlengkapan rumah tangga.

Berdasarkan informasi, kebakaran itu terjadi pada pukul 20.30 Wita, oleh Ibu Wayan Semi yang juga tetangga korban melihat api sudah membesar dari dalam rumah.

Dugaan sementara sumberr api dari kamar suci. Akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kendati mengalami kerugian, korban mengaku iklas dan berupaya segera memperbaiki rumahnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas perhatian bupati Jembrana serta bantuan yang sudah diberikan.(adi/r2)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+