Gerak Cepat Denpasar Antisipasi Covid-19, Optimalisasi Pelayanan Hingga Beri Insentif Tenaga Medis.

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


Gerak Cepat Denpasar Antisipasi Covid-19, Optimalisasi Pelayanan Hingga Beri Insentif Tenaga Medis.

Bali Kini
Jumat, 20 Maret 2020

Denpasar,BaliKini.Net - Dalam mengantisipasi  penyebaran corona virus disease (COVID-19) telah diambill langkah dan respon cepat Pemkot Denpasar. Langkah tersebut disampaikan Walikota Denpasar I.B  Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota I GN  Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara dihadapan puluhan wartawan pada jumpa perss, Jumat (20/3) Di Damamaya Denpasar Cyber Monitor.

Walikota Rai Mantra mengatakan antisipasi telah dilakukan dari pembentukan tim satgas hingga ditingkat lingkungan, dusun dan banjar serta menetapkan langkah-langkah yang harus diambi untuk mengatasi penyebaran covid 19. Disamping itu Pemkot Denpasar telah menyiapkan armada  sebanyak 21 mobil penyemprotan desinfektan setiap harinya hampir diseluruh wilayah Denpasar dengan kapasitas 105 ribu liter. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara parsial maupun serentak jika memang dibutuhkan. Antisipasi di ruang publik dengan  membangun wastafel tempat cuci tangan seperti di Taman Kota  Lumintang, Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, tempat bermain anak, dan ditempat pelayanan publik sembari mengedukasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat. “Pembangunan wastafel cuci tangan ini akan kami terus perluas termasuk di tempat yang memang belum dilayani,” ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembentukan tim mitigasi pada 4 Maret lalu diketuai   Made Toya. Langkah ini tentunya diambil sejak dini sebelum ada intruksi dari Badan Nasional Penanggulan Bencana di pemerintah pusat. “Diharapkan langkah antisipasi dan kesiap siagaan Kota Denpasar ini agar masyarakat tenang serta mendapatkan informasi serta dapat melakukan pencegahan sedini mungkin” ujarnya.

Antisipasi penyebaran juga dengan memutuskan belajar mengajar siswa  menggunakan home learning (belajar di rumah). Rai Mantra juga meminta masyarakat yang memerlukan pelayanan publik agar memanfaatkan sistem layanan secara online yang telah disiapkan oleh masing masing OPD. Disamping antisipasi pencegahan yang telah dilakukan melalui media cetak, elektronik, media sosial dan media luar ruang hingga perkantoran juga sosialsiasi melalui analisis dari tim mitigasi mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan baik di kantor-kantor pemerintahan sekolah, pasar hingga ruang publik. Infromasi terkait antisipasi Covid-19 dengan menyiapkan Damamaya Denpasar Cyber Monitor sebagai pusat data informasi dan koordinasi mitigasi lintas OPD. Pemkot Denpasar telah menyiapkand dana awal sebesar 3,6 milyar dan bisa ditambah jika kondisi atau keadaan penyebaran virus ini terus berlanjut. Rai Mantra menambahkan petugas kesehatan juga telah dilengkapi dengan APD dan SOP penanganan suspect Covid-19 baik itu orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dengan pengawasan. Jika keadaan berlanjut akan dilaksanakan realokasi anggaran dan reprogaming kegiatan. Mengambil langkah-langkah antisipasi jika kondisi penyebaran virus ini berlanjut terkait dampak sosial dan dampak ekonomi yakni bagi anggota keluarga berstatus PDP atau bahkan postif corona dan posisinya sebagai pencari nafkah akan mendapatkan tanggungan bahan kebutuhan dasar dari Pemkot Denpasar terutama dari keluarga yang kurang mampu. Langkah ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu,” ujarnya. Dalam mitigasi bencana ini Pemkot Denpasar telah memyiapkan anggaran untuk memberikan insentif tenaga kesehatan  serta tenaga lainnya yang bersentuhan langsung dalam penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Rai Mantra bersama Wakil Walikota I GN Jaya Negara dan Sekda Rai Iswara mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang tetapi tetap waspada mengikuti dan melaksanakan langkah pencegahan Covid-19 dan social Distancing. Rai  Mantra juga menghimbau bagi warga masyarakat yang baru datang bepergian dari luar daerah maupun dari luar negeri yang terjangkit covid 19 agar memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat termasuk jugavagar melakukan isolasi diri secara mandiri selama 14 hari.  "Mari kita jaga diri kita dan jaga sesama," ajak Rai Mantra (Pur/R4)