-->

Iklan

Menu Bawah

Jajaki Kawasan ITDC l, Dewan Nyatakan Siap Dibuka Untuk Wisatawan

BaliKini.Net
Kamis, 25 Juni 2020, 14.16 WIB Last Updated 2020-06-25T07:16:15Z
Badung,BaliKini.Net - Kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Nusa Dua, dikatakan DPRD Bali sudah siap untuk dibuka bagi wisatawan.

Hal itu diketahui setelah Komisi II DPRD provinsi Bali meninjau kesiapan penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 di kawasan ITDC Nusa Dua, kemarin.

Bahkan dinilai oleh Dewan provinsi, kawasan wisata di ujung selatan pulau Bali ini siap menerima kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara (wisman). 

Wakil Ketua Komisi II DPRD provinsi Bali Utami Dwi Suryadi mengatakan, ITDC sudah siap menerima kunjungan wisatawan. "Kami meninjau kesiapan ITDC Nusa Dua menuju normal baru. Semua sudah siap sesuai protokol kesehatan. Selain hotel, sarana penunjang yang lain seperti Rumah Sakit yang ada di kawasan ITDC juga sudah siap menerima kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara dan wisatawan mancananegara," kata Utami.

Kata dia, semua protokol kesehatan sesuai standar WHO sudah dipersiapakan dengan baik dan dilaksanankan dengan ketat. Mulai dari gerbang masuk ITDC sudh melaksanakan protokol kesehatan. 

"Pembatasan pengunjung di publik area pun akan diterapkan disana," jelas Srikandi dari Paratai Demokrat, ini.

Kendati demikian, lanjut dia, kawasan ITDC akan diverifikasi kesiapan menerapkan protokol kesehatan oleh Pemkab Badung menjelang dibukanya pariwisata Bali. Tak hanya ITDC, tempat wisatawan lain di Badung juga akan diverifikasi.

Nantinya akan ada tim verifikator nanti sebelum dibuka tempat destinasi wisata. Dari Dinas Pariwisata Badung yang membentuk tim, terdiri dari berbagai unsur, dimana nanti ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi destinasi wisata.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi diharapkan nantinya Nusa Dua dengan kawasan ITDC-nya nanti bisa menjadi referensi untuk dikunjungi wisman di tengah pandemi Covid-19. 

"Kawasan ITDC cukup aman, sarana penunjang lengkap, khususnya rumah sakit.  Kami berharap Nusa Dua ini yang bisa jadi pioner saat pariwisata Bali dihidupkan kembali,” ujar Kresna Budi.

Lebih lanjut ia mengatakan penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru dengan membuka pariwisata, suka tidak suka mesti dilakukan. Aspek kesehatan maupun ekonomi kata dia, dua hal yang penting dan harus sejalan. 

Dikatakannya kawasan wisata Nusa Dua, ungkap dia, ada 10 ribu tenaga kerja yang bekerja di sana. Menurut dia, untuk menghindari risiko penyebaran yang baru, pariwisata dibuka secara selektif dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan Pencegahan Covid-19. 

Karena itu pihaknya mendorong ITDC yang pertama kali dibuka saat pariwisata Bali resmi dibuka. Untuk diketahui, rencana membuka pariwisata Bali akan diawali pada 9 Juli mendatang untuk warga lokal.

Kemudian berlanjut pada Agustus untuk wisatawan domestik, dan September bagi wisatawan mancanegara (wisman). Namun, rencana ini masih akan melihat perkembangan penyebaran Covid-19 di pulau Dewata. (Ar/R5)
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+