Soal Kasus Bule Aniaya Staff Villa Dikatakan Tidak Sesuai Fakta
-->

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


Soal Kasus Bule Aniaya Staff Villa Dikatakan Tidak Sesuai Fakta

Bali Kini
Selasa, 23 Juni 2020

Denpasar,BaliKini.Net - Penasehat terdakwa Jupiter Gul Lalwani, S.H dan Chandra Katharina Nutz, S.H langsung menyatakan akan mengajukan eksepsi dalam sidang kasus penganiayaan yang dilakukan seorang bule Irlandia, bernama Ciaran Francis Caulfield.

Terkait kasus penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan terdakwa terhadap korban Ni Made Widyastuti Pramesti yang merupakan staff Villa Kubu di Seminyak, Kuta Utara. Pihak kuasa hukum terdakwa merasa keberatan dan menolak isi dakwaan.

"Mohon ijin yang mulai, kami melihat bahwa isi dakwaan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Kami akan mengajukan eksepsi yang akan kami bacakan pada sidang berikutnya,"kata Jupiter kuasa hukum terdakwa dihadapan Hakim ketua Putu Gede Novi Artha.SH.MH, Selasa (23/6).

Sebagaimana dituangkan secara singkat oleh JPU Jaksa Lumisensi.SH.MH bahwa korban yang merupakan karyawan dari terdakwa mengaku disekap dan dianiaya oleh terdakwa. 

Sementara itu, pihak kuasa hukum menilai bahwa di dalam dakwaan ditemukan hal-hal yg tidak sesuai fakta yang sebenarnya terjadi. Dikatakan justru terdakwa tidak melakukan hal-hal yang di tuduhkan tersebut. 

Justru kata Jupiter bahwa Staff dan karyawan Villa Kubu merasa terkhianati dan dirugikan oleh Ni Made Widyastuti Pramesti yang diduga melakukan penggelapan uang yang seharusnya menjadi hak-hak karyawan, seperti uang suka duka, uang tips, dan lain-lain. 

"Untuk diketahui bahwa kami sudah melaporkan yang bersangkutan atas tuduhan penggelapan yang berpotensi  menyebabkan kerugian yang dialami Perusahaan senilai 7,1M. Silahkan tanya langsung kepada karyawan Villa Kubu, seperti apa perasaan mereka.” ungkap pengacara yang akrab disapa JeJe.

Menurutnya tahap persidangan belum memasuki pokok perkara yaitu pembuktian. "Untuk itu janganlah membentuk opini yg berlebihan. Jawaban atas isi dakwaan akan kami sampaikan pada sidang minggu depan," tutup JeJe. (Ar/R5)