Denpasar , Bali Kini - Kol izusu biru yang mangkal di terminal Tegal, Kelurahan Pemecutan, Denpasar pada era tahun 90 an menjadi sarana transpotasi satu-satunya bagi warga Denpasar - Badung. Seiringnya perkembangan, saat ini sudah tak lagi beroperasi mengingat kondisi usia angkutan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan banyak operator-operator angkutan yang beroperasi di sana, izin trayeknya sudah tidak diperpanjang alias mati. Hal ini dikarenakan masalah umur kendaraan yang banyak digunakan jenis Izusu warna biru yang tak diremajakan.
Namun menurutnya, fakta di lapangan, masih ada angkutan-angkutan umum yang masih dimanfaatkan. Salah satunya dengan dimodifikasi dan dimanfaatkan untuk wisatawan secara rombongan atau mengantar murid murid SD berkunjung ke museum atau lapangan buat olah raga.
Dishub Denpasar sebagai penanggung jawab terhadap pelayanan publik transportasi di Denpasar, melihat kondisi ini ternyata masih bermanfaat.
Saat ini terminal Tegal masih tetap beroperasi. "Masih ada kegiatan angkutan penumpangnya namun kebanyakan hanya terima order khusus atau carteran saja," Akunya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi secara menyeluruh keberadaan terminal ini di Denpasar. Termasuk juga koordinasi dengan pihak provinsi Bali. Apalagi saat ini terintegrasi dengan provinsi karena pergerakan kendaraan di Denpasar maupun di Bali sudah aglomerasi secara Sarbagita.
"Karena lintas kabupaten kota pergerakan mobilitas masyarakat kita, secara umum masyarakat dimana provinsi Bali ikut memegang peranan penting. Sementara Dishub Denpasar sedang berkoordinasikan dengan provinsi guna menata angkutan umum yang ada saat ini," paparnya.
FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram